Hari Tanpa Tembakau Sedunia (World No Tobacco Day) diperingati setiap tanggal 31 Mei sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rokok bagi kesehatan. Selama ini, rokok lebih sering dikaitkan dengan penyakit paru-paru, jantung, dan kanker. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa kebiasaan merokok juga dapat merusak kesehatan mata. Paparan zat berbahaya dalam rokok, baik pada perokok aktif maupun pasif, dapat memengaruhi kesehatan mata dan mempercepat terjadinya penyakit mata serius hingga meningkatkan risiko gangguan penglihatan yang permanen.
Asap rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya, termasuk nikotin, karbon monoksida, dan zat oksidatif yang dapat merusak jaringan tubuh, termasuk mata. Penyakit pertama yang diidentifikasi dalam hubungannya dengan rokok adalah degenerasi makula atau age-related macular degeneration (AMD). Penyakit ini dapat menyebabkan kesulitan membaca, kesulitan melihat wajah seseorang, hingga penurunan penglihatan berat. Umumnya AMD terjadi seiring dengan bertambahnya usia (penuaan), di mana bagian retina bernama makula menjadi sangat rentan rusak dan salah satu yang termasuk faktor risiko penyakit ini adalah merokok.
Penitilian lainnya juga membuktikan bahwa perokok memiliki resiko lebih tinggi menderita katarak dibanding orang yang tidak merokok. Dalam situs resmi Dinas Kesehatan Negara Bagian New York disebutkan bahwa perokok berat (15 batang atau lebih per hari) beresiko 3 kali lebih tinggi terkena katarak. Penyakit ini menyebabkan lensa mata menjadi keruh sehingga penglihatan tampak kabur seperti berkabut dan hanya dapat dihilangkan dengan tindakan operasi. Selain itu, paparan asap rokok juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan mengganggu kualitas lapisan air mata, sehingga mata akan terasa perih, kering, serta tidak nyaman.
Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun ini mengusung tema “Unmasking the Appeal - Countering Nicotine and Tobacco Addiction”, sebagai pengingat bahwa kecanduan nikotin dapat berdampak buruk bagi kesehatan, termasuk kesehatan mata. Berhenti merokok memang bukan hal yang mudah dan tidak sedikit orang yang gagal melakukannya. Namun, komitmen untuk berhenti merokok merupakan langkah penting untuk membantu meninggalkan kebiasaan tersebut dan melindungi kesehatan tubuh serta penglihatan di masa depan.