Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

  • 15 Sep 2026
  • dr. M. Dede Gunawan, M.Ked(Oph), Sp.M
SHARE :

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat rentan mengalami cedera. Mulai dari benturan, paparan benda tajam, serpihan material, hingga kecelakaan saat bekerja dapat menyebabkan trauma pada mata. Salah satu kondisi cedera mata yang memerlukan penanganan medis secara serius adalah laserasi kornea. 

Laserasi kornea adalah luka robek pada kornea akibat benturan atau tusukan benda asing. Kornea sendiri merupakan lapisan bening yang berada di bagian paling depan mata dan berfungsi memfokuskan cahaya agar penglihatan tetap jelas.

Penyebab Umum

Sebagian besar laserasi kornea disebabkan oleh trauma langsung, terutama akibat kontak dengan benda berkecepatan tinggi atau benda tajam. Beberapa faktor pemicu utama antara lain :

  • Terkena serpihan kaca atau logam.
  • Kontak dengan benda tajam seperti pisau, kawat, atau pecahan material kaku.
  • Kecelakaan kerja atau aktivitas rumah tangga tanpa menggunakan kacamata pelindung.
  • Cedera saat berolahraga.
  • Masuknya benda asing yang menancap hingga menembus lapisan kornea.

Tingkat Keparahan Laserasi Kornea

Kedalaman luka pada kornea menentukan tingkat keparahannya :

  • Luka sebagian (partial-thickness): Luka hanya mengenai sebagian lapisan luar kornea.
  • Luka menembus (full-thickness): Luka menembus seluruh lapisan kornea hingga menyebabkan dinding bola mata terbuka (open globe injury).

Luka yang menembus seluruh lapisan kornea sangat berbahaya karena dapat memicu kebocoran cairan mata. Kondisi ini berisiko tinggi menyebabkan kerusakan penglihatan permanen atau bahkan kebutaan jika tidak segera ditangani oleh dokter spesialis mata.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Tanda dan gejala laserasi kornea bervariasi tergantung pada luas dan kedalaman luka, di antaranya :

  • Rasa nyeri hebat pada mata.
  • Mata merah dan terus berair.
  • Pandangan kabur atau penurunan fungsi penglihatan secara mendadak.
  • Mata menjadi sangat sensitif terhadap cahaya (fotofobia).
  • Sensasi mengganjal seperti ada benda asing di dalam mata.
  • Perdarahan pada bagian depan mata (hifema).
  • Bentuk pupil tampak berubah (misalnya meruncing atau tidak bulat simetris).
  • Terlihat jaringan dalam mata yang keluar dari celah luka (pada kasus berat).

Tanda Kedaruratan Medis

Kamu harus segera menuju fasilitas kesehatan jika cedera mata disertai kondisi berikut :

  • Penurunan penglihatan secara mendadak.
  • Luka tampak dalam dan menembus bola mata.
  • Bentuk pupil berubah atau memanjang.
  • Terdapat benda asing yang masih menancap pada bola mata.

Penanganan Medis

Metode penanganan akan disesuaikan dengan kondisi luka pasien :

  • Luka ringan (tidak menembus): Dokter mata akan melakukan pemantauan ketat serta memberikan obat tetes khusus seperti antibiotik untuk mencegah infeksi.
  • Luka berat (menembus seluruh lapisan): Diperlukan tindakan pembedahan atau penjahitan kornea guna menutup robekan, mengembalikan struktur bola mata, serta mengangkat benda asing jika ada.

Pertolongan Pertama yang Wajib Dilakukan

Apabila dicurigai mengalami laserasi kornea, lakukan langkah keselamatan berikut sebelum mendapatkan penanganan medis :

  • JANGAN mengucek, menggosok, atau menekan bola mata.
  • JANGAN mencabut benda asing yang masih menancap di mata secara mandiri.
  • JANGAN memberikan obat tetes mata atau salep tanpa instruksi dokter.
  • Gunakan pelindung mata yang kaku (rigid eye shield), misalnya cangkir plastik bersih yang ditempelkan di sekitar tulang pipi dan dahi tanpa menekan bola mata.
  • Segera periksakan diri ke dokter spesialis mata atau unit gawat darurat (UGD) terdekat.

Kesimpulan

Laserasi kornea bukanlah sekadar luka luar biasa. Cedera ini merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang membutuhkan evaluasi profesional. Penanganan yang cepat dan tepat sejak awal sangat menentukan tingkat kesembuhan serta peluang untuk mempertahankan fungsi penglihatan.

Next Article: Bukan Cuma Minus, 7 Kondisi Ini Mengharuskan Anda Pakai Kacamata

The Most Popular

Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat rentan mengalami cedera. Mulai dari benturan, paparan benda tajam, serpihan material, hingga kecelakaan saat bekerja dapat menyebabkan trauma pada mata. Salah satu kondisi cedera mata yang memerlukan penanganan medis secara serius adalah laserasi kornea. Laserasi kornea adalah luka robek pada kornea akibat benturan atau tusukan benda asing. Kornea sendiri merupakan lapisan bening yang berada di bagian paling depan mata dan berfungsi memfokuskan cahaya agar penglihatan tetap jelas.


Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Olahraga memang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi bukan berarti bebas dari risiko cedera. Saat berolahraga, mata juga dapat berisiko terkena benturan dari bola, raket, atau bahkan mengalami cedera akibat kontak dengan pemain lain. Cedera yang terlihat dari luar mungkin terlihat ringan, tetapi dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada bagian dalam bola mata yang dapat mengganggu penglihatan. Melalui Sports Eye Safety Month, penting bagi kita untuk lebih sadar bahwa menjaga kesehatan mata juga merupakan bagian dari keselamatan saat berolahraga. Dengan perlindungan yang tepat dan mengetahui tanda-tanda cedera mata, risiko gangguan penglihatan akibat olahraga dapat diminimalkan.


Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Penglihatan yang mulai berkabut, semakin lama semakin buram, atau sulit melihat pada malam hari dapat menjadi tanda katarak. Ketika katarak mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, operasi katarak dapat menjadi pilihan. Salah satu teknik yang umum digunakan adalah fakoemulsifikasi, yaitu prosedur untuk mengeluarkan lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa tanam buatan atau lensa intraokular (IOL).  Teknik ini telah menjadi bagian penting dari operasi katarak modern.


Tags
Laserasi kornea
Keselamatan kerja
Cedera mata
Dokter mata
Gawat darurat mata
Operasi mata
Trauma mata

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

09 Sep 2026

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Detail
BERITA KESEHATAN

02 Sep 2026

Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Detail
BERITA KESEHATAN

27 Aug 2026

Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.