Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Mengenal Corneal Cross-Linking Terapi Keratokonus

  • 22 Apr 2026
  • Dr. Erli Nur Magdalena Sari Lubis, M. Ked (Oph), Sp.M
SHARE :

Mengenal Corneal Cross-Linking Terapi Keratokonus

Keratokonus merupakan salah satu jenis ektasia kornea yang mengakibatkan kelainan pada kornea mata sehingga  mata mengalami penipisan dan menonjol keluar seperti kerucut. Keratokonus bersifat progresif dan degeneratif yang dapat mengakibatkan kondisi kornea mata yang semakin memburuk dari waktu ke waktu bila tidak ditangani dengan tepat.

Corneal Cross-Linking (CXL) adalah prosedur pengobatan yang bertujuan untuk memperlambat atau menghentikan penurunan penglihatan akibat penyakit mata keratokonus. Tindakan ini berhasil menghentikan progresivitas penyakit pada lebih dari 9 dari 10 pasien.

Selama prosedur, dokter akan menggunakan sinar khusus (UVA) dan vitamin B2 (riboflavin) untuk membentuk ikatan alami baru di dalam jaringan kornea, sehingga kornea menjadi lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk.

Asset_CXL1.jpg

Mengapa CXL Penting untuk Penderita Keratokonus

  • Menghentikan Perburukan Keratokonus
  • Memperkuat Struktur Kornea
  • Prosedur Aman & Minim Invasif
  • Pemulihan Cepat
  • Mencegah Tindakan Transplantasi Kornea 
  • CXL tdk mencegah tapi tindakan awal menunggu transplantasi

Kontraindikasi Corneal Cross-Linking (CXL)

CXL tidak dapat dilakukan pada kondisi keratokonus yang sudah sangat lanjut. Dalam situasi tersebut dibutuhkan tindakan transplantasi kornea. Selain itu, CXL juga tidak disarankan untuk pasien dengan kondisi medis tertentu, seperti:

  • Kehamilan
  • Riwayat infeksi kornea (misalnya herpes simplex keratitis)
  • Penyakit mata atau sistemik lain yang memengaruhi penyembuhan kornea

Perawatan Setelah Tindakan Corneal Cross-Linking (CXL)

Gunakan Obat Tetes Mata Secara Teratur

Pastikan Anda meneteskan obat mata sesuai jadwal yang diberikan dokter. Obat tetes ini membantu mencegah infeksi, mempercepat penyembuhan, dan mengurangi rasa perih atau tidak nyaman yang mungkin anda rasakan setelah tindakan.

Jaga Mata Tetap Bersih dan Kering

Anda boleh mencuci muka dan mandi seperti biasa, tetapi hindari air masuk ke mata agar tidak menyebabkan iritasi atau infeksi. Aktivitas ringan seperti berjalan kaki boleh dilakukan, namun tunda dulu kegiatan seperti berenang sampai dokter memastikan kornea anda sudah pulih sepenuhnya.

Hindari Riasan Mata dan Lindungi dari Sinar Matahari

Selama sekitar dua minggu pertama, hindari penggunaan make-up di area mata, termasuk maskara atau eyeliner. Untuk membantu kornea pulih sempurna, hindari paparan sinar matahari langsung. Gunakan kacamata hitam dan topi saat beraktivitas di luar ruangan selama 6 bulan setelah tindakan, agar mata terlindung dari sinar ultraviolet (UV) yang bisa memicu kekeruhan pada kornea.

Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah penipisan kornea yang semakin progresif dan menjaga kualitas penglihatan Anda. Segera kunjungi dokter spesialis mata untuk pemeriksaan menyeluruh dan lakukan pengobatan sedini mungkin. SMEC siap membantu Anda dengan teknologi diagnostik dan terapi terkini untuk menjaga kesehatan mata dan penglihatan Anda tetap optimal.

Next Article: Jangan Tunggu Dunia Terlihat Buram, Saatnya Jaga Kesehatan Mata

The Most Popular

Nystagmus Awareness Day: Mengenal Gerakan Mata yang Tidak Terkontrol dan Dapat Mengganggu Penglihatan

Nistagmus adalah kondisi gerakan mata yang tidak terkontrol dan dapat menyebabkan penglihatan kabur atau tidak stabil. Kenali jenis, gejala, penyebab, dan pentingnya deteksi dini untuk menjaga kualitas penglihatan.


Cataract Awareness Month: Katarak yang Terlambat Ditangani Dapat Menjadi Kegawatdaruratan Mata

Banyak orang masih menganggap katarak sebagai bagian normal dari proses penuaan sehingga merasa penanganannya bisa ditunda kapan saja. Padahal katarak dapat disebabkan oleh berbagai hal dan beberapa faktor resiko dan jika dibiarkan terlalu lama, katarak tidak hanya membuat penglihatan semakin kabur, tetapi juga dapat memicu komplikasi serius yang berisiko menyebabkan gangguan penglihatan secara permanen bahkan kebutaan. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES) menunjukkan bahwa katarak masih menjadi penyebab kebutaan terbesar di Indonesia, terutama pada usia di atas 50 tahun, dengan angka mencapai 81,2%. Selain itu, World Health Organization (WHO) juga menyebutkan bahwa katarak telah menyebabkan gangguan penglihatan yang serius pada lebih dari 94 juta orang di seluruh dunia.


Selamatkan Penglihatan Anda! Kenali Tanda - Tanda Central Retinal Vein Occlusion (CRVO) Sebelum Terlambat

Pernahkah Anda tiba-tiba merasa penglihatan satu mata mendadak kabur atau bahkan menghilang tetapi tidak disertai dengan rasa nyeri? Jangan buru-buru mengira itu hanya kelelahan. Kondisi ini bisa jadi tanda adanya penyumbatan pembuluh darah penting di mata yang disebut Central Retinal Vein Occlusion (CRVO). Meski namanya terdengar rumit, intinya CRVO adalah saat aliran darah dari retina tersumbat, sehingga retina membengkak dan penglihatan pun terganggu. Oklusi vena retina (RVO) merupakan gangguan vaskular retina kedua yang paling umum setelah retinopati diabetik dan sering dikaitkan dengan kehilangan penglihatan. Kabar baiknya, dengan pemeriksaan tepat dan penanganan cepat, risiko kerusakan penglihatan jangka panjang bisa dikurangi. Yuk, kenali lebih dekat apa itu CRVO dan bagaimana cara mengatasinya.


Tags
Keratokonus
Corneal cross linking
Cxl
Kesehatan kornea
Dokter spesialis mata
Penyakit mata
Rs mata smec
Terapi mata

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

19 Jun 2026

Nystagmus Awareness Day: Mengenal Gerakan Mata yang Tidak Terkontrol dan Dapat Mengganggu Penglihatan

Detail
BERITA KESEHATAN

13 Jun 2026

Cataract Awareness Month: Katarak yang Terlambat Ditangani Dapat Menjadi Kegawatdaruratan Mata

Detail
BERITA KESEHATAN

11 Jun 2026

Selamatkan Penglihatan Anda! Kenali Tanda - Tanda Central Retinal Vein Occlusion (CRVO) Sebelum Terlambat

Detail
BERITA KESEHATAN

30 May 2026

Rokok Dapat Merusak Mata Secara Perlahan Tanpa Disadari

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.