Kelahiran prematur bukan hanya soal berat badan lahir rendah ataupun paru-paru yang belum matang, tetapi mata bayi prematur juga sangat berisiko mengalami gangguan serius. Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah Retinopathy of Prematurity (ROP), yaitu pertumbuhan abnormal pembuluh darah retina yang bisa menyebabkan kebutaan permanen bila tidak dideteksi dan ditangani sejak dini.
Apa Itu ROP?
ROP adalah kelainan pembuluh darah retina pada bayi yang lahir terlalu dini (prematur) atau memiliki berat badan lahir rendah. Retina, yang seharusnya berkembang sempurna di akhir masa kehamilan, menjadi terganggu yang mengakibatkan pembuluh darah tumbuh tidak normal. ROP juga merupakan salah satu penyebab paling umum kebutaan pada anak di seluruh dunia.
Kapan Sebaiknya Dilakukan Skrining?
Berdasarkan American Association for Pediatric Ophthalmology & Strabismus merekomendasikan skrining ROP dilakukan pada bayi dengan:
- Kelahiran prematur (usia gestasi <30 minggu)
- Berat badan lahir rendah (<1500 gram)
- Disertai penyakit kompleks yang lain
Skrining pertama harus dilakukan pada bayi dengan usia maksimal 4 minggu (pasca kelahiran) atau saat usia kehamilan 31 minggu berdasarkan HPHT (Hari pertama haid terakhir). Untuk pemeriksaan lanjutan, dokter spesialis mata konsultan anak akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan stage dan lokasi ROP serta ada tidaknya progresivitas dari ROP. Skrining ROP akan dihentikan saat bayi berusia 45-55 minggu.
ROP hanya dapat dideteksi oleh dokter spesialis mata anak atau retina menggunakan alat khusus dan salah satu teknologi terbaik untuk itu adalah Retcam.
Tahapan ROP dan Derajat Keparahan
ROP dibagi menjadi 5 stadium :

Deteksi dini sangat krusial karena ROP tidak menunjukkan gejala yang bisa dilihat langsung oleh orang tua.
Kenapa Pemeriksaan Retcam Penting?
Retcam adalah alat kamera digital beresolusi tinggi khusus untuk memotret retina bayi. Keunggulannya:
- Non-invasif dan aman untuk bayi prematur
- Menyediakan dokumentasi visual retina yang akurat
- Bidang pandangan ultra dengan penangkapan 130 derajat, kualitas gambar HD dengan Shaping Technology sehingga menghasilkan gambar berwarna sesuai objek.
- Kualitas gambar, konektivitas dan efisiensi kerja untuk mendukung pemeriksaan dan penegakkan diagnosis yang tepat.
- Memudahkan dokter memantau perkembangan retina dari waktu ke waktu.
- Orang tua bisa melihat kondisi retina anak secara langsung.
Di RS Mata SMEC kini hadir Natus Retcam Envision, sebuah teknologi pencitraan dengan standar baru di pencitraan mata pediatrik. Pemeriksaan ini tersedia untuk bayi-bayi risiko tinggi ROP. Hasil dokumentasi bisa digunakan untuk memantau perkembangan retina dan membantu pengambilan keputusan medis lebih cepat dan akurat.
Penanganan ROP: Jangan Tunggu Sampai Terlambat
Jika ROP terdeteksi, pengobatan harus dilakukan sesegera mungkin, tergantung dari tingkat keparahannya:
- Cryotherapy
- Panretinal Laser Photocoagulation (Laser Indirect Ophthalmoscope)
- Injeksi anti-VEGF
- Operasi Vitrektomi
Semakin cepat diagnosa ditegakkan dan ditangani dengan tepat maka semakin besar peluang menyelamatkan penglihatan bayi Anda. Dokter Spesialis Mata Anak (Pediatrik Oftalmologi) akan berkolaborasi dengan Dokter Spesialis Vitreo-Retina untuk mendiagnosis dan menentukan pengobatan dan terapi yang tepat. Jika Anda memiliki bayi prematur, segera jadwalkan pemeriksaan retina dan konsultasikan permasalahan mata anak Anda dengan RS Mata SMEC. Jangan menunggu hingga gejala muncul, karena deteksi terlambat pada ROP dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen.