Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Children’s Eye Health and Safety Month: Jangan Tunggu Anak Mengeluh, Periksakan Matanya Sejak Dini

  • 07 Aug 2026
SHARE :

Banyak orang tua mengira anak yang tidak pernah mengeluh berarti memiliki penglihatan yang baik. Padahal, gangguan penglihatan pada anak sering kali sulit dikenali karena mereka belum menyadari bahwa apa yang dilihat berbeda dari orang lain. Akibatnya, kelainan mata baru diketahui setelah mulai mengganggu proses belajar, bermain, bahkan menurunkan rasa percaya diri anak.

Dalam rangka memperingati Children’s Eye Health and Safety Month, mari tingkatkan kepedulian terhadap kesehatan mata anak. Pemeriksaan mata secara rutin merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan hasilnya menjadi lebih optimal.

Mengapa Pemeriksaan Mata Anak Penting?

Penglihatan berperan penting dalam tumbuh kembang anak. Sebagian besar proses belajar berlangsung melalui kemampuan melihat. Anak yang mengalami gangguan penglihatan mungkin akan mengalami kesulitan membaca, menulis, mengikuti pelajaran di sekolah, atau berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari.

Sayangnya, banyak gangguan mata pada anak tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Oleh karena itu, pemeriksaan mata sebaiknya jangan menunggu hingga anak mengeluhkan gejala.

Langkah Sederhana Menjaga Kesehatan Mata Anak

Menjaga kesehatan mata anak dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan orang tua:

1. Ajak Anak Bermain di Luar Ruangan Minimal 2 Jam per Hari

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas di luar ruangan dapat membantu menurunkan risiko perkembangan rabun jauh (miopia) pada anak. Selain baik untuk kesehatan mata, bermain di luar juga mendukung tumbuh kembang fisik dan sosial anak.

2. Batasi Waktu Penggunaan Gawai dan Terapkan Aturan 20-20-20

Penggunaan gadget dalam waktu lama dapat menyebabkan mata lelah dan meningkatkan risiko digital eye strain. Untuk mengurangi keluhan tersebut, ajarkan anak menerapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki (±6 meter) selama 20 detik.

3. Pastikan Jarak Membaca dan Pencahayaan Sudah Tepat

Saat membaca atau belajar, usahakan jarak antara mata dan buku sekitar 30–40 cm serta gunakan pencahayaan yang cukup. Kebiasaan membaca terlalu dekat atau di tempat yang gelap dapat membuat mata lebih cepat lelah.

4. Lakukan Pemeriksaan Mata Secara Rutin

Meskipun anak belum mengeluhkan gangguan penglihatan, pemeriksaan mata secara berkala tetap dianjurkan. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi kelainan refraksi, mata malas (ambliopia), mata juling (strabismus), maupun gangguan mata lainnya sebelum menimbulkan dampak yang lebih serius.

Kapan Anak Harus Dibawa ke Dokter Mata?

Selain pemeriksaan rutin, orang tua sebaiknya segera membawa anak ke dokter spesialis mata apabila menemukan tanda-tanda berikut:

  • Sering memicingkan mata saat melihat
  • Duduk terlalu dekat dengan televisi atau gawai
  • Sering mengucek mata
  • Mata tampak juling atau bergerak tidak normal
  • Mengeluh penglihatan kabur atau sakit kepala saat belajar
  • Mata merah atau berair yang tidak kunjung membaik
  • Terlihat refleks putih pada pupil saat terkena cahaya atau saat difoto menggunakan flash

Semakin dini gangguan mata ditemukan, semakin besar peluang untuk memberikan penanganan yang tepat dan mencegah gangguan penglihatan jangka panjang.

Investasi Terbaik untuk Masa Depan Anak

Kesehatan mata merupakan bagian penting dari tumbuh kembang anak. Mata yang sehat akan membantu mereka belajar dengan lebih baik, bermain dengan percaya diri, dan meraih potensi terbaiknya.

RS Mata SMEC menyediakan layanan pemeriksaan mata anak yang komprehensif, mulai dari skrining penglihatan, pemeriksaan kelainan refraksi, mata juling, mata malas (ambliopia), hingga berbagai gangguan mata lainnya. Dengan didukung oleh dokter spesialis mata dan fasilitas pemeriksaan yang lengkap, kami siap membantu menjaga kesehatan penglihatan buah hati Anda. 

Mari manfaatkan momentum Children's Eye Health and Safety Month untuk lebih peduli terhadap kesehatan mata anak. Jadwalkan pemeriksaan mata secara rutin di RS Mata SMEC, karena deteksi dini adalah langkah terbaik untuk melindungi penglihatan dan masa depan mereka.

Next Article: Merdeka dari Katarak: Maknai Hari Kemerdekaan dengan Penglihatan yang Lebih Baik

The Most Popular

World Sight Day 2026: Love Your Eyes, Saatnya Lebih Peduli pada Kesehatan Mata

Penglihatan menjadi bagian penting dari hampir setiap aktivitas kita. Mulai dari membaca, bekerja, belajar, berkendara, menggunakan gadget, hingga melihat orang-orang yang kita sayangi. Namun, karena mata digunakan setiap hari tanpa banyak disadari, kesehatannya sering kali baru mendapat perhatian ketika penglihatan mulai terganggu. Hari ini, 8 Oktober 2026, dunia memperingati World Sight Day. Tahun ini, International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB) kembali membawa gerakan #LoveYourEyes, sebuah ajakan agar setiap orang menjadikan kesehatan mata sebagai bagian dari prioritas hidup sehari-hari. Kampanye World Sight Day 2026 juga menekankan pentingnya pengalaman dan suara masyarakat dalam mendorong akses terhadap pelayanan kesehatan mata bagi semua.


Kacamata atau Lensa Kontak? Yuk Kenali Plus Minusnya Sebelum Memilih!

Mata yang normal dan sehat memiliki kornea yang jernih, mulus, dan bulat, serta lensa yang jernih sehingga memungkinkan sinar cahaya melewatinya tanpa hambatan dan terfokus tepat di retina. Namun jika kornea tidak sehalus, sejernih, atau sebulat seharusnya, atau bola mata terlalu panjang atau terlalu pendek, sinar cahaya akan membengkok (atau mengalami refraksi) pada sudut yang tidak wajar. Hal ini menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi. Ketidakmampuan untuk mencapai fokus ini disebut gangguan refraksi, dan hal ini merupakan masalah mata yang paling umum terjadi. Ada beberapa cara untuk mengatasi gangguan refraksi ini, diantaranya penggunaan kacamata atau lensa kontak. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari Anda.


Menjaga Kesehatan Retina untuk Mempertahankan Penglihatan

Pernahkah kamu merasa penglihatan tiba-tiba muncul kilatan cahaya, banyak bintik hitam yang melayang, garis lurus terlihat bergelombang, atau pandangan terasa seperti tertutup bayangan? Keluhan seperti ini sebaiknya tidak dianggap sepele karena dapat berkaitan dengan gangguan pada retina. Retina memiliki peran penting dalam proses melihat. Beberapa penyakit retina bahkan dapat berkembang tanpa keluhan pada tahap awal, sehingga pemeriksaan mata menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi penglihatan.


Tags
Periksa mata anak
Anak berkacamata
Dokter mata anak
Kesehatan mata anak
Mata juling
Mata malas
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

08 Oct 2026

World Sight Day 2026: Love Your Eyes, Saatnya Lebih Peduli pada Kesehatan Mata

Detail
BERITA KESEHATAN

07 Oct 2026

Kacamata atau Lensa Kontak? Yuk Kenali Plus Minusnya Sebelum Memilih!

Detail
BERITA KESEHATAN

30 Sep 2026

Papiledema: Ketika Pembengkakan Saraf Optik Menjadi Tanda Gangguan Serius

Detail
BERITA KESEHATAN

28 Sep 2026

Menjaga Kesehatan Retina untuk Mempertahankan Penglihatan

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.