Lensa kontak memang praktis dan stylish yang digunakan sebagai alat bantu penglihatan yang populer saat ini. Bahkan digunakan oleh lebih dari 140 juta orang di seluruh dunia. Tapi tahukah Anda bahwa pemakaian yang kurang higienis dapat menyebabkan infeksi jamur serius di kornea? Salah satu kondisi yang paling berbahaya dan sering terabaikan adalah keratitis jamur, dimana terjadi infeksi pada kornea yang disebabkan oleh jamur yang bisa berujung hingga kebutaan bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Lensa Kontak dapat Menyebabkan Keratitis Jamur?
Keratitis merupakan infeksi yang paling sering dijumpai pada penggunaan lensa kontak, salah satunya adalah keratitis jamur. Keratitis jamur adalah infeksi jamur yang terjadi pada kornea, yaitu bagian terdepan mata kita yang bersifat jernih dan berfungsi untuk memfokuskan cahaya masuk ke dalam mata kita. Pada beberapa kasus, infeksi ini mengakibatkan pembentukan luka parut (scar) yang dapat mempengaruhi penglihatan.
Kenali Faktor Risiko yang Sering Diremehkan Pengguna Lensa Kontak
Banyak kasus keratitis jamur berawal dari pemakaian lensa kontak yang tidak steril (tidak higienis). Beberapa kebiasaan yang meningkatkan risiko antara lain:
- Tidak mencuci tangan sebelum menyentuh dan memakai lensa kontak
- Tidur dengan menggunakan lensa kontak
- Menggunakan lensa kontak saat mandi dan berenang
- Membersihkan lensa dengan cairan yang sudah kadaluarsa atau air keran yang tidak steril
Hati-hati! Jamur bisa tumbuh dengan subur pada tempat penyimpanan lensa kontak atau di permukaan lensa itu sendiri, terutama dalam kondisi lembap dan tidak steril. Begitu masuk ke mata, jamur dapat menembus permukaan kornea dan menimbulkan kerusakan jaringan yang serius.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Jika Anda pengguna aktif lensa kontak, maka kenali gejala infeksi akibat lensa kontak dibawah ini. Karena infeksi seringkali berkembang secara perlahan, tapi bisa berujung fatal jika terlambat ditangani. Segera konsultasi dengan dokter spesialis mata jika Anda mengalami gejala seperti :
- Mata merah dan nyeri
- Penglihatan kabur atau menurun
- Rasa seperti ada pasir atau benda asing di mata
- Air mata berlebihan
- Sensitif terhadap cahaya (fotofobia)
- Adanya luka atau infiltrat putih di kornea
- Pada kasus lanjut: muncul nanah di bagian depan mata (hipopion)
Tips agar Terhindar dari Risiko Infeksi
- Cuci tangan sebelum menyentuh lensa kontak
- Ganti tempat penyimpanan lensa kontak secara rutin
- Bersihkan tempat penyimpanan sebelum menuangkan cairan lensa kontak
- Bila menggunakan lensa kontak sesekali, desinfeksi terlebih dahulu sebelum menggunakannya
- Jangan menggunakan air keran untuk membersihkan lensa kontak, gunakan cairan khusus untuk lensa kontak
- Jangan menggunakan lensa kontak saat sedang mandi dan berenang
- Lepaskan lensa kontak saat tidur
- Gunakan lensa kontak sesuai petunjuk dan durasi pakai
- Jangan gunakan lensa kontak terus menerus dan biarkan mata “bernafas”
- Segera ke dokter mata jika muncul keluhan yang tidak nyaman setelah menggunakan lensa kontak
Pemeriksaan Infeksi Mata di RS Mata SMEC
Di RS Mata SMEC, kami siap membantu Anda dengan pemeriksaan mendalam oleh Dokter Spesialis Mata hingga pemeriksaan lengkap dan pemberian terapi yang tepat. Maka dari itu, jika Anda pengguna lensa kontak dan mengalami gejala seperti mata merah, nyeri, atau penglihatan kabur, jangan tunda untuk memeriksakan diri. Deteksi dini adalah kunci penyelamatan penglihatan Anda.