Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Kacamata atau Lensa Kontak? Yuk Kenali Plus Minusnya Sebelum Memilih!

  • 07 Oct 2026
  • dr. Rafika Sari Fadli, Sp.M
SHARE :

Mata yang normal dan sehat memiliki kornea yang jernih, mulus, dan bulat, serta lensa yang jernih sehingga memungkinkan sinar cahaya melewatinya tanpa hambatan dan terfokus tepat di retina. Namun jika kornea tidak sehalus, sejernih, atau sebulat seharusnya, atau bola mata terlalu panjang atau terlalu pendek, sinar cahaya akan membengkok (atau mengalami refraksi) pada sudut yang tidak wajar. Hal ini menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi. Ketidakmampuan untuk mencapai fokus ini disebut gangguan refraksi, dan hal ini merupakan masalah mata yang paling umum terjadi. Ada beberapa cara untuk mengatasi gangguan refraksi ini, diantaranya penggunaan kacamata atau lensa kontak. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari Anda.

KACAMATA

Kacamata adalah cara yang mudah untuk memperbaiki penglihatan akibat gangguan refraksi. Secara umum terdapat dua jenis kacamata. Yang pertama adalah kacamata lensa tunggal (single vision) memiliki lensa yang dirancang untuk membantu penglihatan jarak dekat atau jauh. Yang kedua adalah kacamata multifokal, lensa ini dapat mengoreksi penglihatan jarak dekat dan jauh sekaligus dalam satu lensa. Satu bagian fokus untuk penglihatan jarak jauh dan bagian lainnya fokus untuk jarak dekat, misalnya untuk membaca.

Keunggulan kacamata yang dapat dipertimbangkan antara lain: mudah digunakan, memiliki banyak pilihan variasi bingkai yang dapat disesuaikan dengan gaya personal, dan tidak meningkatkan resiko terjadinya infeksi pada mata.

LENSA KONTAK

Lensa kontak adalah cakram plastik tipis dan bening yang dikenakan pada mata untuk memperbaiki penglihatan akibat gangguan refraksi. Lensa kontak diletakkan di atas lapisan air mata yang menutupi permukaan kornea.

Lensa kontak terbuat dari berbagai jenis plastik. Terdapat dua jenis lensa kontak yang paling umum digunakan, yaitu lensa kontak keras (hardlens) dan lensa kontak lunak (softlens).

Kebanyakan orang memilih untuk memakai softlens. Hal ini karena softlens cenderung lebih nyaman dan tersedia banyak pilihan dari mulai yang bening, berwarna, hingga yang bersifat kosmetik (tanpa fungsi memperbaiki gangguan refraksi).

Banyak orang memilih untuk memakai lensa kontak karena alasan: penglihatan lebih leluasa tidak dibatasi bingkai, tidak mudah rusak, dan tidak mengganggu penampilan. Namun, lensa kontak belum tentu cocok untuk semua orang. Anda kemungkinan tidak direkomendasikan menggunakan lensa kontak karena alasan berikut:

  • Sering mengalami infeksi mata
  • Memiliki alergi parah atau mata kering yang sulit diobati
  • Bekerja atau tinggal di tempat yang sangat berdebu
  • Tidak dapat merawat lensa kontak dengan benar

BISAKAH MEMAKAI KACAMATA DAN LENSA KONTAK SEKALIGUS?

Anda bisa memiliki kacamata dan lensa kontak yang dapat digunakan secara bergantian. Ini bisa sangat berguna tergantung pada gaya hidup Anda. Misalnya, Anda mungkin lebih suka memakai kacamata di siang hari saat bekerja. Tetapi kemudian, Anda mungkin memilih untuk beralih ke lensa kontak saat berolahraga atau berkumpul dengan teman-teman.

Resep lensa kontak dan kacamata Anda mungkin bisa berbeda, karena lensa kontak menempel langsung di permukaan korena mata. Oleh karena itu selama pemeriksaan mata, dokter mata Anda akan mengambil pengukuran yang berbeda untuk kacamata dan lensa kontak Anda.

Kesimpulannya, apakah lensa kontak lebih baik daripada kacamata? Tidak ada jawaban yang benar. Lensa kontak dan kacamata sama-sama merupakan pilihan yang baik bagi mereka yang membutuhkan bantuan untuk mengoreksi penglihatan mereka.

Kacamata dan Lensa Kontak.png

Soal biaya, jumlah yang dikeluarkan untuk kedua pilihan tersebut dapat bergantung pada seberapa sering Anda perlu mengganti lensa kontak atau kacamata Anda dan faktor-faktor lain seperti fitur, bahan, lapisan, dan apakah Anda memiliki masalah penglihatan yang lebih kompleks.

Namun, pilihan apakah harus menggunakan lensa kontak daripada kacamata (atau memakai keduanya) terserah Anda dan apa yang paling sesuai dengan gaya hidup Anda.

Next Article: Bukan Cuma Minus, 7 Kondisi Ini Mengharuskan Anda Pakai Kacamata

The Most Popular

Kacamata atau Lensa Kontak? Yuk Kenali Plus Minusnya Sebelum Memilih!

Mata yang normal dan sehat memiliki kornea yang jernih, mulus, dan bulat, serta lensa yang jernih sehingga memungkinkan sinar cahaya melewatinya tanpa hambatan dan terfokus tepat di retina. Namun jika kornea tidak sehalus, sejernih, atau sebulat seharusnya, atau bola mata terlalu panjang atau terlalu pendek, sinar cahaya akan membengkok (atau mengalami refraksi) pada sudut yang tidak wajar. Hal ini menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi. Ketidakmampuan untuk mencapai fokus ini disebut gangguan refraksi, dan hal ini merupakan masalah mata yang paling umum terjadi. Ada beberapa cara untuk mengatasi gangguan refraksi ini, diantaranya penggunaan kacamata atau lensa kontak. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari Anda.


Menjaga Kesehatan Retina untuk Mempertahankan Penglihatan

Pernahkah kamu merasa penglihatan tiba-tiba muncul kilatan cahaya, banyak bintik hitam yang melayang, garis lurus terlihat bergelombang, atau pandangan terasa seperti tertutup bayangan? Keluhan seperti ini sebaiknya tidak dianggap sepele karena dapat berkaitan dengan gangguan pada retina. Retina memiliki peran penting dalam proses melihat. Beberapa penyakit retina bahkan dapat berkembang tanpa keluhan pada tahap awal, sehingga pemeriksaan mata menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi penglihatan.


Papiledema: Ketika Pembengkakan Saraf Optik Menjadi Tanda Gangguan Serius

Tidak semua gangguan penglihatan berasal dari masalah di dalam bola mata. Pada kondisi tertentu, perubahan yang ditemukan pada saraf optik justru dapat menjadi tanda adanya peningkatan tekanan di dalam kepala. Salah satunya adalah papiledema. Papiledema merupakan pembengkakan pada papil saraf optik yang terjadi akibat peningkatan tekanan intrakranial, yaitu tekanan di dalam rongga kepala. Kondisi ini perlu diperhatikan karena peningkatan tekanan intrakranial dapat disebabkan oleh berbagai kondisi yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.


Tags
Koreksi penglihatan
Astigmatisme
Gangguan refraksi
Kacamata
Kesehatan mata
Lensa kontak
Miopia
Softlens

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

30 Sep 2026

Papiledema: Ketika Pembengkakan Saraf Optik Menjadi Tanda Gangguan Serius

Detail
BERITA KESEHATAN

28 Sep 2026

Menjaga Kesehatan Retina untuk Mempertahankan Penglihatan

Detail
BERITA KESEHATAN

15 Sep 2026

Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.