Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

  • 27 Aug 2026
  • dr. Sylvia, Sp.M.
SHARE :

Gambar Ilustrasi - Persiapan Sebelum Anak Sekolah.jpeg
Persiapan anak sebelum memasuki sekolah tidak hanya seragam baru ataupun tas baru, skrining mata pada anak sebelum memasuki masa sekolah juga sangatlah penting, terutama jika salah satu atau kedua orang tua menggunakan kacamata minus atau memiliki gangguan refraksi (rabun jauh, atau astigmatisme/silindris). Tujuan skrining mata anak antara lain untuk mengidentifikasi apakah anak mengalami ambliopia (mata malas), strabismus (ketidaksejajaran posisi mata atau mata juling), kelainan refraksi signifikan (yang memerlukan kacamata), atau kelainan mata lainnya.

Jenis Skrining Mata Anak

A. Subjektive

Tes Tajam Penglihatan (Acuity Screening) – Tes ketajaman penglihatan menggunakan optotipe (huruf, gambar) untuk mengukur kemampuan melihat. Umumnya efektif pada anak usia ≥5 tahun, namun kadang bisa dicoba pada anak yang lebih muda dan sudah bisa berbicara.

B. Objektive

Metode yang tidak tergantung pada respons anak, cocok untuk usia dini atau anak yang belum mampu mengikuti instruksi:

  1. Autorefractive Screening – Menggunakan alat otomatis (autorefraktor) untuk mendeteksi kelainan refraksi seperti rabun jauh, dekat, atau silindris (astigmatisme)
  2. Photoscreening – alat skrining penglihatan yang menggunakan kamera khusus untuk mengambil gambar refleks cahaya dari pupil anak. Photoscreener selain mendeteksi gangguan refraksi, strabismus dan amblyopia, juga dapat mendeteksi kelainan anatomi lain, seperti katarak, koloboma, atau ptosis.
  3. Visual Evoked Potential/Response (VEP/VER) – Alat merekam respon otak terhadap rangsangan visual, berguna untuk menilai fungsi saraf visual.
  4. Polarized Laser Scan – Teknologi pemeriksaan mata yang menggunakan sinar laser terpolarisasi untuk memindai serabut saraf retina.

Gambar Ilustrasi - Persiapan Sebelum Anak Sekolah - Skiring Mata Anak.jpeg

Waktu yang Tepat untuk Skrining Mata Anak Sebelum Memasuki Sekolah

Penelitian menunjukkan bahwa 7–20% anak usia sekolah memiliki gangguan penglihatan. Kondisi ini dapat mengakibatkan anak mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran sehingga prestasi di sekolah menurun. Oleh karena itu, di beberapa negara sudah diberlakukan pemeriksaan mata bagi anak sebelum memasuki sekolah. Diagnosis dini sebelum anak bersekolah merupakan langkah terbaik untuk mencegah gangguan penglihatan yang dapat menghambat proses belajar.

Deteksi dini masalah penglihatan adalah kunci untuk mencegah dampak jangka panjang, salah satunya ambliopia atau mata malas. Jika mata malas diobati pada masa kanak-kanak, hasilnya akan lebih baik karena pada periode ini otak masih berkembang dan lebih responsif terhadap terapi. Setelah masa ini terlewati, proses penyembuhan akan jauh lebih sulit, bahkan mungkin tidak dapat diperbaiki.

Yuk, periksa dan deteksi dini mata anak Anda sebelum memasuki masa sekolah.

Next Article: Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

The Most Popular

Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat rentan mengalami cedera. Mulai dari benturan, paparan benda tajam, serpihan material, hingga kecelakaan saat bekerja dapat menyebabkan trauma pada mata. Salah satu kondisi cedera mata yang memerlukan penanganan medis secara serius adalah laserasi kornea. Laserasi kornea adalah luka robek pada kornea akibat benturan atau tusukan benda asing. Kornea sendiri merupakan lapisan bening yang berada di bagian paling depan mata dan berfungsi memfokuskan cahaya agar penglihatan tetap jelas.


Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Penglihatan yang mulai berkabut, semakin lama semakin buram, atau sulit melihat pada malam hari dapat menjadi tanda katarak. Ketika katarak mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, operasi katarak dapat menjadi pilihan. Salah satu teknik yang umum digunakan adalah fakoemulsifikasi, yaitu prosedur untuk mengeluarkan lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa tanam buatan atau lensa intraokular (IOL).  Teknik ini telah menjadi bagian penting dari operasi katarak modern.


Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Olahraga memang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi bukan berarti bebas dari risiko cedera. Saat berolahraga, mata juga dapat berisiko terkena benturan dari bola, raket, atau bahkan mengalami cedera akibat kontak dengan pemain lain. Cedera yang terlihat dari luar mungkin terlihat ringan, tetapi dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada bagian dalam bola mata yang dapat mengganggu penglihatan. Melalui Sports Eye Safety Month, penting bagi kita untuk lebih sadar bahwa menjaga kesehatan mata juga merupakan bagian dari keselamatan saat berolahraga. Dengan perlindungan yang tepat dan mengetahui tanda-tanda cedera mata, risiko gangguan penglihatan akibat olahraga dapat diminimalkan.


Tags
Skrining mata anak
Persiapan sekolah
Kacamata anak
Dokter mata anak
Kesehatan mata anak
Mata malas
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

15 Sep 2026

Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

Detail
BERITA KESEHATAN

09 Sep 2026

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Detail
BERITA KESEHATAN

02 Sep 2026

Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.