Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

  • 09 Sep 2026
SHARE :

Olahraga memang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi bukan berarti bebas dari risiko cedera. Saat berolahraga, mata juga dapat berisiko terkena benturan dari bola, raket, atau bahkan mengalami cedera akibat kontak dengan pemain lain. Cedera yang terlihat dari luar mungkin terlihat ringan, tetapi dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada bagian dalam bola mata yang dapat mengganggu penglihatan.

Melalui Sports Eye Safety Month, penting bagi kita untuk lebih sadar bahwa menjaga kesehatan mata juga merupakan bagian dari keselamatan saat berolahraga. Dengan perlindungan yang tepat dan mengetahui tanda-tanda cedera mata, risiko gangguan penglihatan akibat olahraga dapat diminimalkan.

Mengapa Mata Rentan Mengalami Cedera Saat Olahraga?

Mata merupakan salah satu organ yang sangat sensitif terhadap benturan. Pada olahraga dengan bola atau benda yang bergerak cepat, mata dapat terkena benturan secara langsung. Sementara pada olahraga kontak, cedera dapat terjadi akibat benturan dengan pemain lain maupun peralatan olahraga.

Cedera mata akibat olahraga dapat berupa bengkak atau luka pada kelopak mata, luka pada kornea, perdarahan di bagian depan mata atau di dalam bola mata, terjadinya katarak traumatika, hingga kerusakan pada saraf mata atau retina.

Apakah Cedera Mata Selalu Terlihat Serius? 

Cedera mata saat berolahraga tidak selalu meninggalkan luka atau darah yang terlihat secara kasatmata. Benturan yang tampak ringan sekalipun dapat menyebabkan trauma tumpul dan memengaruhi struktur di dalam bola mata, termasuk retina. Karena itu, jangan abaikan gejalanya setelah mata mengalami benturan, seperti penglihatan menjadi buram, mata merah, berair, nyeri, muncul banyak floaters, kilatan cahaya, atau perubahan pada lapang pandang. Keluhan tersebut dapat menjadi tanda adanya cedera yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. 

Bagaimana Cara Melindungi Mata Saat Berolahraga?

Pencegahan merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko cedera mata. Salah satu perlindungan yang paling penting adalah menggunakan pelindung mata yang sesuai dengan jenis olahraga.

1. Gunakan Pelindung Mata yang Sesuai

Gunakan sports protective eyewear yang dirancang khusus untuk aktivitas tersebut dan memiliki standar perlindungan yang sesuai.

2. Pilih Material Lensa yang Tahan Benturan

Pelindung mata saat berolahraga biasanya menggunakan material seperti polycarbonate yang memiliki ketahanan terhadap benturan. Tetapi, jenis perlindungan yang dibutuhkan tetap bergantung pada tingkat risiko dan jenis olahraga yang dilakukan.

3. Pastikan Pelindung Mata Nyaman dan Terpasang dengan Baik

Pelindung mata yang tidak nyaman, mudah bergeser, atau mengganggu penglihatan justru dapat membuat seseorang enggan menggunakannya. Karena itu, pilih pelindung yang sesuai ukuran, nyaman digunakan, dan tidak mengganggu pandangan selama beraktivitas.

Kapan Cedera Mata Saat Olahraga Perlu Diperiksa?

Setelah mengalami benturan pada mata, jangan abaikan perubahan penglihatan meskipun cedera dari luar terlihat ringan.

Segera lakukan pemeriksaan mata jika mengalami keluhan seperti :

  • Kelopak atau area sekitar mata mengalami pembengkakan berat.
  • Penglihatan menjadi buram atau menurun.
  • Nyeri mata yang menetap atau semakin berat.
  • Mata menjadi sangat merah.
  • Mata sangat silau dan terus berair.
  • Muncul banyak floaters atau bintik-bintik hitam yang melayang.
  • Muncul kilatan-kilatan cahaya.
  • Bentuk objek terlihat berubah atau garis lurus tampak bengkok.
  • Terlihat bayangan seperti tirai pada sebagian lapang pandang.

Jangan Anggap Sepele Benturan pada Mata

Cedera mata saat berolahraga dapat terjadi dalam hitungan detik. Oleh sebab itu, Sports Eye Safety Month menjadi pengingat bahwa melindungi mata merupakan bagian penting dari keselamatan saat berolahraga. Gunakan pelindung mata yang sesuai, kenali risiko dari olahraga yang dilakukan, dan jangan menunda pemeriksaan jika mengalami cedera atau perubahan penglihatan setelah berolahraga. Dengan persiapan dan perlindungan yang tepat, olahraga tetap dapat dilakukan dengan aman. Jaga kesehatan mata Anda dan jangan biarkan cedera olahraga mengganggu penglihatan. Jika Anda mengalami cedera atau perubahan penglihatan setelah berolahraga, segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata di RS Mata SMEC untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Next Article: Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

The Most Popular

Bingung Pilih Lensa Untuk Operasi Katarak? Baca Ini Untuk Kenali Jenis IOL!

Operasi katarak adalah tindakan mengangkat lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa tanam buatan atau intraocular lens (IOL). Pilihan jenis IOL sangat menentukan kualitas penglihatan pasca operasi. Saat ini tersedia berbagai jenis IOL, mulai dari monofokal hingga lensa multifokal dengan keunggulan dan pertimbangannya masing-masing. Implantasi IOL berfungsi untuk menggantikan lensa mata alami yang telah keruh dan mengatasi gangguan penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, atau silinder. Memahami karakteristik setiap lensa membantu Anda memilih yang paling sesuai dengan gaya hidup, kebutuhan visual, dan kondisi mata.


Kacamata atau Lensa Kontak? Yuk Kenali Plus Minusnya Sebelum Memilih!

Mata yang normal dan sehat memiliki kornea yang jernih, mulus, dan bulat, serta lensa yang jernih sehingga memungkinkan sinar cahaya melewatinya tanpa hambatan dan terfokus tepat di retina. Namun jika kornea tidak sehalus, sejernih, atau sebulat seharusnya, atau bola mata terlalu panjang atau terlalu pendek, sinar cahaya akan membengkok (atau mengalami refraksi) pada sudut yang tidak wajar. Hal ini menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi. Ketidakmampuan untuk mencapai fokus ini disebut gangguan refraksi, dan hal ini merupakan masalah mata yang paling umum terjadi. Ada beberapa cara untuk mengatasi gangguan refraksi ini, diantaranya penggunaan kacamata atau lensa kontak. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari Anda.


World Sight Day 2026: Love Your Eyes, Saatnya Lebih Peduli pada Kesehatan Mata

Penglihatan menjadi bagian penting dari hampir setiap aktivitas kita. Mulai dari membaca, bekerja, belajar, berkendara, menggunakan gadget, hingga melihat orang-orang yang kita sayangi. Namun, karena mata digunakan setiap hari tanpa banyak disadari, kesehatannya sering kali baru mendapat perhatian ketika penglihatan mulai terganggu. Hari ini, 8 Oktober 2026, dunia memperingati World Sight Day. Tahun ini, International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB) kembali membawa gerakan #LoveYourEyes, sebuah ajakan agar setiap orang menjadikan kesehatan mata sebagai bagian dari prioritas hidup sehari-hari. Kampanye World Sight Day 2026 juga menekankan pentingnya pengalaman dan suara masyarakat dalam mendorong akses terhadap pelayanan kesehatan mata bagi semua.


Tags
Keselamatan olahraga
Pelindung mata
Cedera mata
Dokter mata
Kesehatan mata
Rs mata smec
Trauma mata

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

19 Oct 2026

Bingung Pilih Lensa Untuk Operasi Katarak? Baca Ini Untuk Kenali Jenis IOL!

Detail
BERITA KESEHATAN

08 Oct 2026

World Sight Day 2026: Love Your Eyes, Saatnya Lebih Peduli pada Kesehatan Mata

Detail
BERITA KESEHATAN

07 Oct 2026

Kacamata atau Lensa Kontak? Yuk Kenali Plus Minusnya Sebelum Memilih!

Detail
BERITA KESEHATAN

30 Sep 2026

Papiledema: Ketika Pembengkakan Saraf Optik Menjadi Tanda Gangguan Serius

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.