Olahraga memang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi bukan berarti bebas dari risiko cedera. Saat berolahraga, mata juga dapat berisiko terkena benturan dari bola, raket, atau bahkan mengalami cedera akibat kontak dengan pemain lain. Cedera yang terlihat dari luar mungkin terlihat ringan, tetapi dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada bagian dalam bola mata yang dapat mengganggu penglihatan.
Melalui Sports Eye Safety Month, penting bagi kita untuk lebih sadar bahwa menjaga kesehatan mata juga merupakan bagian dari keselamatan saat berolahraga. Dengan perlindungan yang tepat dan mengetahui tanda-tanda cedera mata, risiko gangguan penglihatan akibat olahraga dapat diminimalkan.
Mengapa Mata Rentan Mengalami Cedera Saat Olahraga?
Mata merupakan salah satu organ yang sangat sensitif terhadap benturan. Pada olahraga dengan bola atau benda yang bergerak cepat, mata dapat terkena benturan secara langsung. Sementara pada olahraga kontak, cedera dapat terjadi akibat benturan dengan pemain lain maupun peralatan olahraga.
Cedera mata akibat olahraga dapat berupa bengkak atau luka pada kelopak mata, luka pada kornea, perdarahan di bagian depan mata atau di dalam bola mata, terjadinya katarak traumatika, hingga kerusakan pada saraf mata atau retina.
Apakah Cedera Mata Selalu Terlihat Serius?
Cedera mata saat berolahraga tidak selalu meninggalkan luka atau darah yang terlihat secara kasatmata. Benturan yang tampak ringan sekalipun dapat menyebabkan trauma tumpul dan memengaruhi struktur di dalam bola mata, termasuk retina. Karena itu, jangan abaikan gejalanya setelah mata mengalami benturan, seperti penglihatan menjadi buram, mata merah, berair, nyeri, muncul banyak floaters, kilatan cahaya, atau perubahan pada lapang pandang. Keluhan tersebut dapat menjadi tanda adanya cedera yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Bagaimana Cara Melindungi Mata Saat Berolahraga?
Pencegahan merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko cedera mata. Salah satu perlindungan yang paling penting adalah menggunakan pelindung mata yang sesuai dengan jenis olahraga.
1. Gunakan Pelindung Mata yang Sesuai
Gunakan sports protective eyewear yang dirancang khusus untuk aktivitas tersebut dan memiliki standar perlindungan yang sesuai.
2. Pilih Material Lensa yang Tahan Benturan
Pelindung mata saat berolahraga biasanya menggunakan material seperti polycarbonate yang memiliki ketahanan terhadap benturan. Tetapi, jenis perlindungan yang dibutuhkan tetap bergantung pada tingkat risiko dan jenis olahraga yang dilakukan.
3. Pastikan Pelindung Mata Nyaman dan Terpasang dengan Baik
Pelindung mata yang tidak nyaman, mudah bergeser, atau mengganggu penglihatan justru dapat membuat seseorang enggan menggunakannya. Karena itu, pilih pelindung yang sesuai ukuran, nyaman digunakan, dan tidak mengganggu pandangan selama beraktivitas.
Kapan Cedera Mata Saat Olahraga Perlu Diperiksa?
Setelah mengalami benturan pada mata, jangan abaikan perubahan penglihatan meskipun cedera dari luar terlihat ringan.
Segera lakukan pemeriksaan mata jika mengalami keluhan seperti :
- Kelopak atau area sekitar mata mengalami pembengkakan berat.
- Penglihatan menjadi buram atau menurun.
- Nyeri mata yang menetap atau semakin berat.
- Mata menjadi sangat merah.
- Mata sangat silau dan terus berair.
- Muncul banyak floaters atau bintik-bintik hitam yang melayang.
- Muncul kilatan-kilatan cahaya.
- Bentuk objek terlihat berubah atau garis lurus tampak bengkok.
- Terlihat bayangan seperti tirai pada sebagian lapang pandang.
Jangan Anggap Sepele Benturan pada Mata
Cedera mata saat berolahraga dapat terjadi dalam hitungan detik. Oleh sebab itu, Sports Eye Safety Month menjadi pengingat bahwa melindungi mata merupakan bagian penting dari keselamatan saat berolahraga. Gunakan pelindung mata yang sesuai, kenali risiko dari olahraga yang dilakukan, dan jangan menunda pemeriksaan jika mengalami cedera atau perubahan penglihatan setelah berolahraga. Dengan persiapan dan perlindungan yang tepat, olahraga tetap dapat dilakukan dengan aman. Jaga kesehatan mata Anda dan jangan biarkan cedera olahraga mengganggu penglihatan. Jika Anda mengalami cedera atau perubahan penglihatan setelah berolahraga, segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata di RS Mata SMEC untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.