Pernahkah kamu merasa penglihatan tiba-tiba muncul kilatan cahaya, banyak bintik hitam yang melayang, garis lurus terlihat bergelombang, atau pandangan terasa seperti tertutup bayangan? Keluhan seperti ini sebaiknya tidak dianggap sepele karena dapat berkaitan dengan gangguan pada retina.
Retina memiliki peran penting dalam proses melihat. Beberapa penyakit retina bahkan dapat berkembang tanpa keluhan pada tahap awal, sehingga pemeriksaan mata menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi penglihatan.
Retina, Bagian Kecil dengan Peran Besar untuk Penglihatan
Retina adalah lapisan tipis yang peka terhadap cahaya yang berada di bagian belakang mata. Sederhananya, retina menangkap cahaya yang masuk ke mata, kemudian membantu mengubahnya menjadi sinyal yang diteruskan ke otak hingga akhirnya kita dapat melihat suatu gambar.
Di dalam retina terdapat makula, yaitu bagian yang berperan penting untuk penglihatan sentral yang tajam. Penglihatan ini kita gunakan ketika membaca, mengenali wajah, melihat detail, hingga melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.
Ketika retina mengalami gangguan, penglihatan dapat ikut terdampak. Tingkat gangguannya berbeda-beda, tergantung pada jenis penyakit, lokasi retina yang terkena, dan seberapa cepat kondisi tersebut mendapatkan penanganan.
Gangguan Retina yang Perlu Dikenali
Ada berbagai kondisi yang dapat memengaruhi kesehatan retina. Beberapa di antaranya adalah:
-
Retinopati diabetik
Retinopati diabetik merupakan gangguan pada pembuluh darah retina yang terjadi pada penderita diabetes. Pada tahap awal, kondisi ini sering tidak menimbulkan gejala. Seiring dengan perkembangan penyakitnya, penderita dapat mengalami penglihatan buram hingga muncul bintik-bintik hitam pada pandangan. Pemeriksaan mata secara rutin penting bagi penderita diabetes agar perubahan pada retina dapat diketahui lebih awal.
-
Degenerasi makula terkait usia
Degenerasi makula terkait usia atau age-related macular degeneration (AMD) memengaruhi makula dan lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia. Kondisi ini terutama mengganggu penglihatan bagian tengah. Penderitanya dapat mengalami pandangan buram, kesulitan melihat detail seperti wajah seseorang, atau melihat garis yang lurus menjadi bergelombang.
-
Robekan atau lepasnya retina
Retina dapat mengalami robekan (Retinal Tear) dan pada kondisi tertentu dapat terlepas dari posisi normalnya (Retinal Detachment). Lepasnya retina dari posisinya atau ablasio retina merupakan kondisi yang membutuhkan pertolongan segera karena keterlambatan penanganan dapat meningkatkan risiko kehilangan penglihatan yang permanen.
Selain itu, terdapat berbagai penyakit retina lain, termasuk gangguan makula dan kelainan retina yang diturunkan dalam keluarga. Karena penyebab serta penanganannya dapat berbeda, pemeriksaan oleh dokter spesialis mata sangat diperlukan untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya.
Jangan Abaikan Perubahan pada Penglihatan
Gangguan retina tidak selalu menimbulkan rasa sakit. Bahkan, beberapa penyakit dapat berkembang tanpa gejala pada tahap awal.
Namun, ada beberapa perubahan penglihatan yang perlu diperhatikan, seperti:
- Penglihatan mendadak menjadi buram atau menurun.
- Muncul banyak bintik hitam atau bayangan kecil yang melayang secara tiba-tiba (floaters).
- Melihat kilatan cahaya (flashes).
- Garis lurus terlihat bengkok atau bergelombang.
- Muncul area gelap atau kosong pada bagian tengah penglihatan.
- Pandangan seperti tertutup bayangan atau tirai.
Kemunculan banyak floaters secara tiba-tiba, kilatan cahaya, atau bayangan seperti tirai pada lapang pandang dapat menjadi tanda robekan atau lepasnya retina dan perlu segera diperiksa dan ditangani.
Siapa yang Perlu Lebih Memperhatikan Kesehatan Retina?
Pada dasarnya, kesehatan retina sangat penting diperhatikan oleh semua orang, terkhusus orang yang memiliki faktor risiko seperti penderita diabetes, hipertensi, usia lanjut, penderita rabun jauh tinggi (high myopia), riwayat masalah retina sebelumnya hingga cedera pada mata.
Tidak semua penyakit retina dapat dicegah, tetapi beberapa langkah dapat membantu menjaga kesehatan mata dan mengurangi faktor risiko tertentu.
Kontrol gula darah sesuai anjuran dokter bagi penderita diabetes, lakukan pemeriksaan mata secara berkala, gunakan pelindung mata saat melakukan aktivitas yang berisiko menyebabkan cedera, serta jangan menunda pemeriksaan ketika mengalami perubahan penglihatan.
Yang tidak kalah penting, kenali kondisi kesehatan dan riwayat penyakit mata dalam keluarga. Informasi tersebut dapat membantu dokter menentukan apakah Anda membutuhkan pemantauan mata yang lebih rutin. Semakin cepat gangguan tertentu ditemukan, semakin cepat pula dokter dapat menentukan langkah penanganan yang sesuai.
Jangan Menunggu Sampai Pandangan Berubah
Menjaga kesehatan retina berarti ikut menjaga kualitas penglihatan dalam jangka panjang. Beberapa gangguan retina dapat berkembang perlahan tanpa disadari, sementara kondisi lainnya dapat muncul secara tiba-tiba dan membutuhkan pertolongan segera.
Jika mengalami perubahan penglihatan seperti pandangan mendadak buram, kilatan cahaya, bertambahnya floaters, garis yang terlihat bergelombang, atau pandangan seperti tertutup bayangan, jangan menunda pemeriksaan mata.
Periksakan kesehatan mata Anda bersama dokter spesialis mata di RS Mata SMEC. Kenali kondisi retina lebih awal agar langkah penanganan yang tepat dapat dilakukan untuk membantu menjaga penglihatan Anda.