Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Papiledema: Ketika Pembengkakan Saraf Optik Menjadi Tanda Gangguan Serius

  • 30 Sep 2026
SHARE :

Tidak semua gangguan penglihatan berasal dari masalah di dalam bola mata. Pada kondisi tertentu, perubahan yang ditemukan pada saraf optik justru dapat menjadi tanda adanya peningkatan tekanan di dalam kepala. Salah satunya adalah papiledema.

Papiledema merupakan pembengkakan pada papil saraf optik yang terjadi akibat peningkatan tekanan intrakranial, yaitu tekanan di dalam rongga kepala. Kondisi ini perlu diperhatikan karena peningkatan tekanan intrakranial dapat disebabkan oleh berbagai kondisi yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Apa Itu Papiledema?

Papiledema adalah pembengkakan papil saraf optik akibat peningkatan tekanan intrakranial. Saraf optik sendiri berperan membawa informasi visual dari mata ke otak.

Papiledema umumnya terjadi pada kedua mata. Namun, tingkat pembengkakan pada kedua mata dapat berbeda. Penyebab peningkatan tekanan intrakranial juga beragam, antara lain perdarahan di otak, massa atau tumor di dalam kepala, hidrosefalus, infeksi seperti meningitis, trombosis sinus vena serebral, serta idiopathic intracranial hypertension (IIH).

Yang perlu dipahami, tidak semua pembengkakan papil saraf optik merupakan papiledema. Pembengkakan pada papil dapat disebabkan oleh kondisi lain pada mata maupun saraf optik. Karena itu, ketika ditemukan pembengkakan papil, dokter perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.

Apa Saja Gejalanya?

Papiledema pada tahap awal dapat tidak menimbulkan gangguan penglihatan yang jelas. Kondisi ini terkadang ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan mata.

Namun, peningkatan tekanan intrakranial dapat menimbulkan beberapa keluhan, seperti sakit kepala, mual dan muntah, penglihatan ganda, serta gangguan penglihatan yang muncul sementara. Sebagian pasien juga dapat mengalami penglihatan kabur atau penglihatan yang terasa menghitam sesaat, terutama ketika mengubah posisi tubuh.

Apabila peningkatan tekanan intrakranial berlangsung lama, saraf optik dapat mengalami kerusakan. Jika tidak ditangani, kondisi tersebut dapat menyebabkan gangguan penglihatan yang menetap.

Bagaimana Papiledema Didiagnosis?

Papiledema dapat diketahui melalui pemeriksaan bagian belakang mata atau funduskopi. Melalui pemeriksaan ini, dokter dapat melihat apakah terdapat pembengkakan pada papil saraf optik.

Jika ditemukan kecurigaan papiledema, pemeriksaan selanjutnya bertujuan untuk menilai kondisi saraf optik sekaligus mencari penyebab peningkatan tekanan intrakranial. Dokter dapat melakukan pemeriksaan mata secara menyeluruh, pemeriksaan lapang pandang, serta optical coherence tomography (OCT) untuk membantu menilai kondisi dan memantau perubahan pada saraf optik.

Pemeriksaan pencitraan seperti CT scan atau MRI otak juga dapat diperlukan. Pada kondisi tertentu, dokter dapat melakukan pemeriksaan pembuluh darah otak untuk mencari kemungkinan adanya gangguan aliran darah atau trombosis. Pemeriksaan lebih lanjut akan disesuaikan dengan kondisi dan hasil pemeriksaan setiap pasien.

Mengapa Papiledema Perlu Ditangani?

Papiledema bukan sekadar temuan pada pemeriksaan mata. Pembengkakan ini dapat menjadi tanda adanya peningkatan tekanan di dalam kepala yang perlu dicari penyebabnya.

Jika tekanan intrakranial berlangsung terus-menerus, saraf optik dapat mengalami kerusakan dan menyebabkan gangguan penglihatan yang permanen. Karena itu, ketika ditemukan pembengkakan pada papil saraf optik, pemeriksaan lebih lanjut penting dilakukan untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat.

Penanganan papiledema berfokus pada mengatasi penyebab peningkatan tekanan intrakranial. Jenis terapi akan bergantung pada penyebab dan kondisi masing-masing pasien.

Jangan Abaikan Gangguan Penglihatan

Sakit kepala yang berulang, penglihatan kabur atau berkurang sementara, penglihatan ganda, maupun hasil pemeriksaan yang menunjukkan adanya pembengkakan pada papil saraf optik sebaiknya tidak diabaikan.

Papiledema membutuhkan evaluasi lebih lanjut karena dapat menjadi tanda adanya gangguan di dalam kepala. Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin cepat pula penanganan yang sesuai dapat diberikan.

Jika Anda mengalami keluhan tersebut atau mendapatkan hasil pemeriksaan yang menunjukkan adanya pembengkakan pada papil saraf optik, segera konsultasikan kondisi Anda kepada dokter spesialis mata di RS Mata SMEC untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.

Next Article: Bukan Cuma Minus, 7 Kondisi Ini Mengharuskan Anda Pakai Kacamata

The Most Popular

Papiledema: Ketika Pembengkakan Saraf Optik Menjadi Tanda Gangguan Serius

Tidak semua gangguan penglihatan berasal dari masalah di dalam bola mata. Pada kondisi tertentu, perubahan yang ditemukan pada saraf optik justru dapat menjadi tanda adanya peningkatan tekanan di dalam kepala. Salah satunya adalah papiledema. Papiledema merupakan pembengkakan pada papil saraf optik yang terjadi akibat peningkatan tekanan intrakranial, yaitu tekanan di dalam rongga kepala. Kondisi ini perlu diperhatikan karena peningkatan tekanan intrakranial dapat disebabkan oleh berbagai kondisi yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.


Menjaga Kesehatan Retina untuk Mempertahankan Penglihatan

Pernahkah kamu merasa penglihatan tiba-tiba muncul kilatan cahaya, banyak bintik hitam yang melayang, garis lurus terlihat bergelombang, atau pandangan terasa seperti tertutup bayangan? Keluhan seperti ini sebaiknya tidak dianggap sepele karena dapat berkaitan dengan gangguan pada retina. Retina memiliki peran penting dalam proses melihat. Beberapa penyakit retina bahkan dapat berkembang tanpa keluhan pada tahap awal, sehingga pemeriksaan mata menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi penglihatan.


Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat rentan mengalami cedera. Mulai dari benturan, paparan benda tajam, serpihan material, hingga kecelakaan saat bekerja dapat menyebabkan trauma pada mata. Salah satu kondisi cedera mata yang memerlukan penanganan medis secara serius adalah laserasi kornea. Laserasi kornea adalah luka robek pada kornea akibat benturan atau tusukan benda asing. Kornea sendiri merupakan lapisan bening yang berada di bagian paling depan mata dan berfungsi memfokuskan cahaya agar penglihatan tetap jelas.


Tags
Papiledema
Neuro-oftalmologi
Tekanan intrakranial
Funduskopi
Gangguan penglihatan
Pemeriksaan mata
Saraf optik

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

28 Sep 2026

Menjaga Kesehatan Retina untuk Mempertahankan Penglihatan

Detail
BERITA KESEHATAN

15 Sep 2026

Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

Detail
BERITA KESEHATAN

09 Sep 2026

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.