Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Kapan Anak Perlu Pemeriksaan Mata?

  • 20 Aug 2026
  • dr. Albaaza Nuady, Sp.M
SHARE :

Kapan Anak Perlu Pemeriksaan Mata?

Banyak orang tua beranggapan bahwa pemeriksaan mata hanya diperlukan ketika anak mulai mengeluh penglihatannya kabur atau mengalami masalah pada mata. Padahal, tidak semua gangguan penglihatan pada anak menimbulkan keluhan yang jelas. Bahkan, beberapa kondisi mata dapat terjadi sejak lahir dan memengaruhi perkembangan penglihatan anak tanpa disadari oleh orang tua.

Dalam rangka memperingati Children’s Eye Health and Safety Month, penting bagi orang tua untuk memahami kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan mata pada anak. Deteksi dini merupakan kunci untuk mencegah gangguan penglihatan yang dapat memengaruhi proses belajar, tumbuh kembang, dan kualitas hidup anak di masa depan.

Mengapa Pemeriksaan Mata Anak Penting?

Penglihatan yang baik berperan penting dalam perkembangan anak. Sebagian besar proses belajar terjadi melalui penglihatan. Jika pada anak mengalami gangguan mata yang tidak terdeteksi sebelumnya, maka anak bisa saja mengalami kesulitan dalam membaca, menulis, berkonsentrasi, hingga berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Masalahnya, anak sering kali tidak menyadari bahwa penglihatannya bermasalah karena mereka menganggap apa yang dilihat adalah hal yang normal. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam menjaga kesehatan mata anak. Dengan mengenali tanda-tanda gangguan mata yang sering terjadi pada anak sejak dini dan melakukan pemeriksaan mata anak rutin menjadi langkah yang sangat penting.

Tanda-Tanda Gangguan Mata pada Anak yang Perlu Diwaspadai

  • Anak sering memicingkan mata saat melihat
  • Duduk terlalu dekat dengan televisi atau gawai
  • Sering mengucek mata
  • Mata tampak juling atau tidak sejajar
  • Sulit fokus saat membaca atau menulis
  • Mata merah atau berair terus-menerus
  • Mata bergerak tidak terkontrol (nistagmus)
  • Terlihat refleks putih pada pupil saat difoto dengan menggunakan flash

Jika ditemukan salah satu atau beberapa gejala tersebut, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan mata.

Kapan Anak Sebaiknya Menjalani Pemeriksaan Mata?

Sejak Bayi Baru Lahir

Pemeriksaan mata pertama dilakukan sejak bayi lahir. Dokter akan memeriksa struktur mata, refleks pupil, dan memastikan tidak terdapat kelainan bawaan seperti katarak kongenital, glaukoma kongenital, atau retinoblastoma.

Usia 6 Bulan hingga 12 Bulan

Pada usia ini, pemeriksaan bertujuan untuk menilai perkembangan penglihatan, pergerakan bola mata, serta kemampuan mata bekerja secara bersamaan. Kelainan seperti mata juling (strabismus) dapat mulai terdeteksi pada tahap ini. 

Usia 1 hingga 5 Tahun

Sebelum memasuki usia sekolah, anak sebaiknya menjalani pemeriksaan mata yang lebih lengkap. Pemeriksaan ini penting untuk mendeteksi kelainan refraksi (rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme), mata malas (ambliopia), maupun gangguan penglihatan lainnya yang dapat memengaruhi proses belajar.

Usia 5 Tahun atau Lebih (Usia Sekolah)

Pada usia ini, rabun jauh merupakan gangguan penglihatan yang paling sering terjadi dan biasanya dapat diatasi dengan kacamata. Setelah memasuki usia sekolah pun, pemeriksaan mata secara berkala tetap dianjurkan, terutama jika anak mulai mengalami kesulitan melihat tulisan di papan, sering memicingkan mata, atau mengeluhkan sakit kepala saat belajar.

Mulai Peduli dengan Kesehatan Mata Anak 

Jangan menunggu hingga anak mengeluh baru memeriksakan matanya. Beberapa gangguan penglihatan, seperti ambliopia (mata malas), perlu dideteksi dan ditangani sedini mungkin agar hasil pengobatan lebih optimal. Jika mata anak terlihat juling atau menunjukkan tanda-tanda gangguan penglihatan, segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata.

Pemeriksaan mata rutin merupakan langkah sederhana untuk menjaga kesehatan mata sekaligus mendukung tumbuh kembang anak. Mata yang sehat akan membantu anak belajar, bermain, dan mengeksplorasi dunia dengan lebih baik. Dalam momentum Children's Eye Health and Safety Month, mari mulai lebih peduli terhadap kesehatan mata anak, karena penglihatan yang baik berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang, proses belajar, dan kualitas hidup mereka. 

Next Article: Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

The Most Popular

World Sight Day 2026: Love Your Eyes, Saatnya Lebih Peduli pada Kesehatan Mata

Penglihatan menjadi bagian penting dari hampir setiap aktivitas kita. Mulai dari membaca, bekerja, belajar, berkendara, menggunakan gadget, hingga melihat orang-orang yang kita sayangi. Namun, karena mata digunakan setiap hari tanpa banyak disadari, kesehatannya sering kali baru mendapat perhatian ketika penglihatan mulai terganggu. Hari ini, 8 Oktober 2026, dunia memperingati World Sight Day. Tahun ini, International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB) kembali membawa gerakan #LoveYourEyes, sebuah ajakan agar setiap orang menjadikan kesehatan mata sebagai bagian dari prioritas hidup sehari-hari. Kampanye World Sight Day 2026 juga menekankan pentingnya pengalaman dan suara masyarakat dalam mendorong akses terhadap pelayanan kesehatan mata bagi semua.


Kacamata atau Lensa Kontak? Yuk Kenali Plus Minusnya Sebelum Memilih!

Mata yang normal dan sehat memiliki kornea yang jernih, mulus, dan bulat, serta lensa yang jernih sehingga memungkinkan sinar cahaya melewatinya tanpa hambatan dan terfokus tepat di retina. Namun jika kornea tidak sehalus, sejernih, atau sebulat seharusnya, atau bola mata terlalu panjang atau terlalu pendek, sinar cahaya akan membengkok (atau mengalami refraksi) pada sudut yang tidak wajar. Hal ini menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi. Ketidakmampuan untuk mencapai fokus ini disebut gangguan refraksi, dan hal ini merupakan masalah mata yang paling umum terjadi. Ada beberapa cara untuk mengatasi gangguan refraksi ini, diantaranya penggunaan kacamata atau lensa kontak. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari Anda.


Menjaga Kesehatan Retina untuk Mempertahankan Penglihatan

Pernahkah kamu merasa penglihatan tiba-tiba muncul kilatan cahaya, banyak bintik hitam yang melayang, garis lurus terlihat bergelombang, atau pandangan terasa seperti tertutup bayangan? Keluhan seperti ini sebaiknya tidak dianggap sepele karena dapat berkaitan dengan gangguan pada retina. Retina memiliki peran penting dalam proses melihat. Beberapa penyakit retina bahkan dapat berkembang tanpa keluhan pada tahap awal, sehingga pemeriksaan mata menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi penglihatan.


Tags
Tumbuh kembang anak
Dokter mata anak
Kesehatan mata anak
Mata juling
Mata malas
Periksa mata anak
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

08 Oct 2026

World Sight Day 2026: Love Your Eyes, Saatnya Lebih Peduli pada Kesehatan Mata

Detail
BERITA KESEHATAN

07 Oct 2026

Kacamata atau Lensa Kontak? Yuk Kenali Plus Minusnya Sebelum Memilih!

Detail
BERITA KESEHATAN

30 Sep 2026

Papiledema: Ketika Pembengkakan Saraf Optik Menjadi Tanda Gangguan Serius

Detail
BERITA KESEHATAN

28 Sep 2026

Menjaga Kesehatan Retina untuk Mempertahankan Penglihatan

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.