Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Ptosis: Kelopak Mata Turun yang Bisa Mengganggu Penglihatan dan Penampilan

  • 08 Jul 2026
  • dr. Rizafatmi, Sp.M
SHARE :

Apakah Anda atau orang terdekat pernah merasa salah satu kelopak mata terlihat lebih turun dari yang lain? Atau merasa mata terlihat berat, mengantuk, dan mengganggu pandangan? Bisa jadi Anda mengalami  blepharoptosis atau biasa disebut dengan ptosis, kondisi kelopak mata atas yang turun dan dapat mempengaruhi fungsi penglihatan maupun estetika wajah. Meskipun biasanya yang terganggu adalah lapang pandang bagian atas, tetapi penglihatan sentral juga bisa ikut terpengaruh. Kondisi ini bisa ringan hingga berat, bersifat sementara atau permanen, tergantung dari penyebabnya. 

Apa Itu Ptosis?

Ptosis adalah kondisi medis di mana kelopak mata atas turun lebih rendah dari posisi normalnya. Dalam kasus ringan, ptosis mungkin tidak terlalu membahayakan penglihatan, tetapi hanya mengganggu penampilan saja. Namun dalam kasus yang lebih berat, kelopak mata bisa menutupi pupil dan menyebabkan gangguan penglihatan yang signifikan.

Ptosis dapat terjadi pada satu mata (unilateral) atau kedua mata (bilateral) dan dapat dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Siapa yang Bisa Mengalami Ptosis?

Ptosis bisa terjadi sejak lahir (ptosis kongenital) atau muncul di kemudian hari (ptosis didapat). Beberapa penyebabnya meliputi:

Ptosis Kongenital :

  • Jenis ptosis kongenital yang paling umum adalah myogenik, biasanya disebabkan oleh kurang sempurnanya perkembangan otot yang mengangkat kelopak mata (levator palpebrae superioris) sejak lahir.
  • Dapat menyebabkan mata malas (ambliopia) jika tidak ditangani sejak dini.

Ptosis Didapat (Dewasa):

  • Penuaan (involutional ptosis), otot kelopak mata melemah seiring bertambahnya usia
  • Riwayat trauma atau cedera
  • Riwayat operasi mata sebelumnya
  • Kelainan saraf, seperti pada myasthenia gravis atau gangguan saraf ketiga (nervus okulomotor)
  • Tumor atau peradangan yang terjadi pada kelopak mata atas

Gejala Ptosis

  • Kelopak mata terlihat turun (satu atau dua sisi)
  • Sering mengangkat alis atau mengernyitkan dahi untuk membuka mata
  • Pandangan menjadi terganggu, terutama saat membaca (karena posisi kelopak semakin turun saat melihat ke bawah)
  • Pada anak, dapat menyebabkan malas melihat atau posisi kepala menengadah

Apakah Ptosis Bisa Diobati?

Pengobatan ptosis tergantung dari penyebab dan tingkat keparahannya, jika ringan dan tidak mengganggu, dokter cukup memantau dan mengevaluasi saja, terutama ptosis yang terjadi pada lansia. Dalam kondisi yang lebih berat, maka prosedur pembedahan diperlukan. Khusus ptosis yang terjadi pada anak-anak, sangat diperlukan penanganan segera untuk mencegah terjadinya ambliopia (mata malas).

Penanganan Ptosis di RS Mata SMEC

Ptosis tidak selalu berbahaya, tetapi bisa berdampak besar jika dibiarkan, terutama pada anak-anak. Maka, jika Anda atau anak Anda mengalami keluhan kelopak mata turun, segera konsultasikan ke Dokter Spesialis Mata. Pemeriksaan yang cepat serta tindakan yang tepat dapat mencegah gangguan penglihatan yang lebih serius. Tim dokter spesialis mata RS Mata SMEC siap membantu Anda mengidentifikasi penyebab ptosis dan menentukan penanganan terbaik.

Next Article: Retinopathy of Prematurity (ROP): Ancaman Penglihatan pada Bayi Prematur

The Most Popular

Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat rentan mengalami cedera. Mulai dari benturan, paparan benda tajam, serpihan material, hingga kecelakaan saat bekerja dapat menyebabkan trauma pada mata. Salah satu kondisi cedera mata yang memerlukan penanganan medis secara serius adalah laserasi kornea. Laserasi kornea adalah luka robek pada kornea akibat benturan atau tusukan benda asing. Kornea sendiri merupakan lapisan bening yang berada di bagian paling depan mata dan berfungsi memfokuskan cahaya agar penglihatan tetap jelas.


Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Penglihatan yang mulai berkabut, semakin lama semakin buram, atau sulit melihat pada malam hari dapat menjadi tanda katarak. Ketika katarak mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, operasi katarak dapat menjadi pilihan. Salah satu teknik yang umum digunakan adalah fakoemulsifikasi, yaitu prosedur untuk mengeluarkan lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa tanam buatan atau lensa intraokular (IOL).  Teknik ini telah menjadi bagian penting dari operasi katarak modern.


Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Olahraga memang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi bukan berarti bebas dari risiko cedera. Saat berolahraga, mata juga dapat berisiko terkena benturan dari bola, raket, atau bahkan mengalami cedera akibat kontak dengan pemain lain. Cedera yang terlihat dari luar mungkin terlihat ringan, tetapi dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada bagian dalam bola mata yang dapat mengganggu penglihatan. Melalui Sports Eye Safety Month, penting bagi kita untuk lebih sadar bahwa menjaga kesehatan mata juga merupakan bagian dari keselamatan saat berolahraga. Dengan perlindungan yang tepat dan mengetahui tanda-tanda cedera mata, risiko gangguan penglihatan akibat olahraga dapat diminimalkan.


Tags
Dokter mata anak
Kelopak mata turun
Kesehatan mata anak
Mata malas
Ptosis anak
Ptosis kongenital
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

15 Sep 2026

Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

Detail
BERITA KESEHATAN

09 Sep 2026

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Detail
BERITA KESEHATAN

02 Sep 2026

Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Detail
BERITA KESEHATAN

27 Aug 2026

Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.