Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Retinopathy of Prematurity (ROP): Ancaman Penglihatan pada Bayi Prematur

  • 16 Jul 2026
  • dr. Balgis Desy Sulistyowati, Sp.M(K)
SHARE :

Kelahiran prematur bukan hanya soal berat badan lahir rendah ataupun paru-paru yang belum matang, tetapi mata bayi prematur juga sangat berisiko mengalami gangguan serius. Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah Retinopathy of Prematurity (ROP), yaitu pertumbuhan abnormal pembuluh darah retina yang bisa menyebabkan kebutaan permanen bila tidak dideteksi dan ditangani sejak dini.

Apa Itu ROP?

ROP adalah kelainan pembuluh darah retina pada bayi yang lahir terlalu dini (prematur) atau memiliki berat badan lahir rendah. Retina, yang seharusnya berkembang sempurna di akhir masa kehamilan, menjadi terganggu yang mengakibatkan pembuluh darah tumbuh tidak normal. ROP juga merupakan salah satu penyebab paling umum kebutaan pada anak di seluruh dunia.

Kapan Sebaiknya Dilakukan Skrining?

Berdasarkan American Association for Pediatric Ophthalmology & Strabismus merekomendasikan skrining ROP dilakukan pada bayi dengan:

  • Kelahiran prematur (usia gestasi <30 minggu)
  • Berat badan lahir rendah (<1500 gram)
  • Disertai penyakit kompleks yang lain

Skrining pertama harus dilakukan pada bayi dengan usia maksimal 4 minggu (pasca kelahiran) atau saat usia kehamilan 31 minggu berdasarkan HPHT (Hari pertama haid terakhir). Untuk pemeriksaan lanjutan, dokter spesialis mata konsultan anak akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan stage dan lokasi ROP serta ada tidaknya progresivitas dari ROP. Skrining ROP akan dihentikan saat bayi berusia 45-55 minggu.

ROP hanya dapat dideteksi oleh dokter spesialis mata anak atau retina menggunakan alat khusus dan salah satu teknologi terbaik untuk itu adalah Retcam.

Tahapan ROP dan Derajat Keparahan

ROP dibagi menjadi 5 stadium : 

5 Stage ROP.png

Deteksi dini sangat krusial karena ROP tidak menunjukkan gejala yang bisa dilihat langsung oleh orang tua.

Kenapa Pemeriksaan Retcam Penting?

Retcam adalah alat kamera digital beresolusi tinggi khusus untuk memotret retina bayi. Keunggulannya:

  • Non-invasif dan aman untuk bayi prematur
  • Menyediakan dokumentasi visual retina yang akurat
  • Bidang pandangan ultra dengan penangkapan 130 derajat, kualitas gambar HD dengan Shaping Technology sehingga menghasilkan gambar berwarna sesuai objek.
  • Kualitas gambar, konektivitas dan efisiensi kerja untuk mendukung pemeriksaan dan penegakkan diagnosis yang tepat.
  • Memudahkan dokter memantau perkembangan retina dari waktu ke waktu.
  • Orang tua bisa melihat kondisi retina anak secara langsung.

Di RS Mata SMEC kini hadir Natus Retcam Envision, sebuah teknologi pencitraan dengan standar baru di pencitraan mata pediatrik. Pemeriksaan ini tersedia untuk bayi-bayi risiko tinggi ROP. Hasil dokumentasi bisa digunakan untuk memantau perkembangan retina dan membantu pengambilan keputusan medis lebih cepat dan akurat.

Penanganan ROP: Jangan Tunggu Sampai Terlambat

Jika ROP terdeteksi, pengobatan harus dilakukan sesegera mungkin, tergantung dari tingkat keparahannya:

  • Cryotherapy
  • Panretinal Laser Photocoagulation (Laser Indirect Ophthalmoscope)
  • Injeksi anti-VEGF
  • Operasi Vitrektomi

Semakin cepat diagnosa ditegakkan dan ditangani dengan tepat maka semakin besar peluang menyelamatkan penglihatan bayi Anda. Dokter Spesialis Mata Anak (Pediatrik Oftalmologi) akan berkolaborasi dengan Dokter Spesialis Vitreo-Retina untuk mendiagnosis dan menentukan pengobatan dan terapi yang tepat. Jika Anda memiliki bayi prematur, segera jadwalkan pemeriksaan retina dan konsultasikan permasalahan mata anak Anda dengan RS Mata SMEC. Jangan menunggu hingga gejala muncul, karena deteksi terlambat pada ROP dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen.

Next Article: Central Retinal Artery Occlusion (CRAO): Stroke pada Mata yang Harus Segera Ditangani

The Most Popular

Kapan Anak Perlu Pemeriksaan Mata?

Banyak orang tua beranggapan bahwa pemeriksaan mata hanya diperlukan ketika anak mulai mengeluh penglihatannya kabur atau mengalami masalah pada mata. Padahal, tidak semua gangguan penglihatan pada anak menimbulkan keluhan yang jelas. Bahkan, beberapa kondisi mata dapat terjadi sejak lahir dan memengaruhi perkembangan penglihatan anak tanpa disadari oleh orang tua. Dalam rangka memperingati Children’s Eye Health and Safety Month, penting bagi orang tua untuk memahami kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan mata pada anak. Deteksi dini merupakan kunci untuk mencegah gangguan penglihatan yang dapat memengaruhi proses belajar, tumbuh kembang, dan kualitas hidup anak di masa depan.


Merdeka dari Katarak: Maknai Hari Kemerdekaan dengan Penglihatan yang Lebih Baik

Setiap tanggal 17 Agustus, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan sebagai momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Namun, makna kemerdekaan tidak hanya terbatas pada peristiwa bersejarah. Kemerdekaan juga dapat dimaknai sebagai kebebasan untuk menjalani hidup dengan lebih baik, termasuk terbebas dari berbagai penyakit yang menghambat aktivitas sehari-hari.  Katarak adalah salah satu penyakit mata yang paling umum menurunkan kualitas hidup seseorang. Penglihatan yang semakin kabur akibat katarak dapat membatasi berbagai aktivitas, mulai dari membaca, mengemudi, beribadah, hingga menikmati waktu bersama keluarga. Karena itu, momentum Hari Kemerdekaan Indonesia tepat dijadikan pengingat bahwa mengobati katarak berarti mengembalikan kualitas hidup dan hak setiap orang untuk melihat dunia dengan lebih jelas. 


Children’s Eye Health and Safety Month: Jangan Tunggu Anak Mengeluh, Periksakan Matanya Sejak Dini

Banyak orang tua mengira anak yang tidak pernah mengeluh berarti memiliki penglihatan yang baik. Padahal, gangguan penglihatan pada anak sering kali sulit dikenali karena mereka belum menyadari bahwa apa yang dilihat berbeda dari orang lain. Akibatnya, kelainan mata baru diketahui setelah mulai mengganggu proses belajar, bermain, bahkan menurunkan rasa percaya diri anak. Dalam rangka memperingati Children’s Eye Health and Safety Month, mari tingkatkan kepedulian terhadap kesehatan mata anak. Pemeriksaan mata secara rutin merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan hasilnya menjadi lebih optimal.


Tags
Rop
Bayi prematur
Retinopati prematuritas
Retcam
Kebutaan anak
Retina bayi
Dokter mata anak
Kesehatan mata anak
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

20 Aug 2026

Kapan Anak Perlu Pemeriksaan Mata?

Detail
BERITA KESEHATAN

18 Aug 2026

Merdeka dari Katarak: Maknai Hari Kemerdekaan dengan Penglihatan yang Lebih Baik

Detail
BERITA KESEHATAN

07 Aug 2026

Children’s Eye Health and Safety Month: Jangan Tunggu Anak Mengeluh, Periksakan Matanya Sejak Dini

Detail
BERITA KESEHATAN

23 Jul 2026

Mengenali Masalah Mata pada Bayi Usia 0-12 Bulan

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.