Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Ikhtiar Penglihatan Lebih Baik di Bulan Ramadhan: Apakah LASIK Jawabannya?

  • 16 Mar 2026
  • dr. Dini Hapsari, Sp.M.
SHARE :

Ikhtiar Penglihatan Lebih Baik di Bulan Ramadhan: Apakah LASIK Jawabannya?

Ramadhan adalah bulan yang sangat penting bagi umat Muslim di seluruh dunia. Bulan ini diisi dengan puasa, doa, dan refleksi diri. Namun, bagaimana jika di bulan suci ini Anda perlu menjalani tindakan medis? Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah operasi mata LASIK bisa dilakukan saat Ramadhan?

Selama Ramadhan, umat Muslim berpuasa dari fajar hingga maghrib dengan menahan diri dari makan dan minum. Karena kondisi tubuh sedang berpuasa, banyak orang menjadi lebih berhati-hati untuk menjalani prosedur medis. Kekhawatiran yang paling sering muncul terkait LASIK adalah apakah tindakan ini dapat membatalkan puasa.

Operasi lasik bertujuan untuk mengoreksi kelengkungan kornea mata, yakni bagian terluar dari bola mata. Operasi ini dilakukan menggunakan bius lokal saja, tidak ada penggunaan cairan infus maupun penyuntikan obat tertentu ke dalam tubuh pasien. Oleh karena itu, operasi LASIK tidak akan mengganggu puasa maupun membatalkan puasa Anda.

Artikel - Ikhtiar Penglihatan Lebih Baik di Bulan Ramadhan- Apakah LASIK Jawabannya? - Pic1.jpg

Gambar 1. Prosedur TransPRK (kiri) dan Femtolasik (kanan) dilakukan pada bagian kornea mata

Setelah menjalani prosedur LASIK, Anda umumnya perlu menggunakan obat tetes mata untuk membantu pemulihan, mengurangi risiko infeksi, dan menjaga kelembaban mata.

Hal yang sering menjadi pertanyaan adalah apakah penggunaan obat tetes mata dapat membatalkan puasa. Kekhawatiran ini biasanya muncul karena setelah meneteskan obat mata, sebagian orang merasakan rasa obat hingga ke tenggorokan.

Pada dasarnya, penggunaan obat tetes mata diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa. Hal ini karena lubang air mata (punctum lacrimal) tidak merupakan jalur langsung untuk memasukkan cairan ke tenggorokan seperti halnya makan atau minum. Jika pun terasa hingga ke tenggorokan, jumlahnya sangat kecil dan tidak melalui jalur makan-minum. Kondisi ini serupa dengan mandi saat berpuasa meskipun tubuh merasakan segarnya air, puasa tetap sah karena air tidak masuk melalui mulut atau hidung secara sengaja.

Artikel - Ikhtiar Penglihatan Lebih Baik di Bulan Ramadhan- Apakah LASIK Jawabannya? - Pic2.jpg

Gambar 2. Pungtum lakrimal adalah sebuah lubang kecil seperti ujung jarum yang terletak di bagian tengah tepi kelopak mata atas dan bawah 

Menjalani tindakan pembedahan di bulan Ramadhan bisa terasa melelahkan, terutama secara mental. Selain itu, masa pemulihan setelah prosedur mungkin membutuhkan waktu istirahat, sehingga berpotensi mempengaruhi kenyamanan Anda dalam menjalankan ibadah Ramadhan.

Singkatnya, melakukan LASIK selama Ramadhan umumnya dianggap diperbolehkan oleh banyak ulama dan tidak secara inheren membatalkan puasa. Namun, sangat penting untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Mata dan penasihat agama Anda untuk membuat keputusan yang tepat. Dengan begitu, Anda dapat mempertimbangkan kesiapan fisik dan mental, kemungkinan risiko, serta dampaknya terhadap kekhusyukan ibadah sebelum memutuskan untuk menjalani tindakan LASIK.

Next Article: Panduan Puasa Aman untuk Pasien Diabetik Retinopati 

The Most Popular

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Olahraga memang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi bukan berarti bebas dari risiko cedera. Saat berolahraga, mata juga dapat berisiko terkena benturan dari bola, raket, atau bahkan mengalami cedera akibat kontak dengan pemain lain. Cedera yang terlihat dari luar mungkin terlihat ringan, tetapi dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada bagian dalam bola mata yang dapat mengganggu penglihatan. Melalui Sports Eye Safety Month, penting bagi kita untuk lebih sadar bahwa menjaga kesehatan mata juga merupakan bagian dari keselamatan saat berolahraga. Dengan perlindungan yang tepat dan mengetahui tanda-tanda cedera mata, risiko gangguan penglihatan akibat olahraga dapat diminimalkan.


Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Penglihatan yang mulai berkabut, semakin lama semakin buram, atau sulit melihat pada malam hari dapat menjadi tanda katarak. Ketika katarak mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, operasi katarak dapat menjadi pilihan. Salah satu teknik yang umum digunakan adalah fakoemulsifikasi, yaitu prosedur untuk mengeluarkan lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa tanam buatan atau lensa intraokular (IOL).  Teknik ini telah menjadi bagian penting dari operasi katarak modern.


Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

Persiapan anak sebelum memasuki sekolah tidak hanya seragam baru ataupun tas baru, skrining mata pada anak sebelum memasuki masa sekolah juga sangatlah penting, terutama jika salah satu atau kedua orang tua menggunakan kacamata minus atau memiliki gangguan refraksi (rabun jauh, atau astigmatisme/silindris). Tujuan skrining mata anak antara lain untuk mengidentifikasi apakah anak mengalami ambliopia (mata malas), strabismus (ketidaksejajaran posisi mata atau mata juling), kelainan refraksi signifikan (yang memerlukan kacamata), atau kelainan mata lainnya.


Tags
Lasik ramadhan
Operasi mata
Transprk
Femtolasik
Kesehatan mata
Lasik
Obat tetes mata
Operasi lasik
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

09 Sep 2026

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Detail
BERITA KESEHATAN

02 Sep 2026

Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Detail
BERITA KESEHATAN

27 Aug 2026

Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

Detail
BERITA KESEHATAN

20 Aug 2026

Kapan Anak Perlu Pemeriksaan Mata?

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.