Ikhtiar Penglihatan Lebih Baik di Bulan Ramadhan: Apakah LASIK Jawabannya?
Ramadhan adalah bulan yang sangat penting bagi umat Muslim di seluruh dunia. Bulan ini diisi dengan puasa, doa, dan refleksi diri. Namun, bagaimana jika di bulan suci ini Anda perlu menjalani tindakan medis? Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah operasi mata LASIK bisa dilakukan saat Ramadhan?
Selama Ramadhan, umat Muslim berpuasa dari fajar hingga maghrib dengan menahan diri dari makan dan minum. Karena kondisi tubuh sedang berpuasa, banyak orang menjadi lebih berhati-hati untuk menjalani prosedur medis. Kekhawatiran yang paling sering muncul terkait LASIK adalah apakah tindakan ini dapat membatalkan puasa.
Operasi lasik bertujuan untuk mengoreksi kelengkungan kornea mata, yakni bagian terluar dari bola mata. Operasi ini dilakukan menggunakan bius lokal saja, tidak ada penggunaan cairan infus maupun penyuntikan obat tertentu ke dalam tubuh pasien. Oleh karena itu, operasi LASIK tidak akan mengganggu puasa maupun membatalkan puasa Anda.

Gambar 1. Prosedur TransPRK (kiri) dan Femtolasik (kanan) dilakukan pada bagian kornea mata
Setelah menjalani prosedur LASIK, Anda umumnya perlu menggunakan obat tetes mata untuk membantu pemulihan, mengurangi risiko infeksi, dan menjaga kelembaban mata.
Hal yang sering menjadi pertanyaan adalah apakah penggunaan obat tetes mata dapat membatalkan puasa. Kekhawatiran ini biasanya muncul karena setelah meneteskan obat mata, sebagian orang merasakan rasa obat hingga ke tenggorokan.
Pada dasarnya, penggunaan obat tetes mata diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa. Hal ini karena lubang air mata (punctum lacrimal) tidak merupakan jalur langsung untuk memasukkan cairan ke tenggorokan seperti halnya makan atau minum. Jika pun terasa hingga ke tenggorokan, jumlahnya sangat kecil dan tidak melalui jalur makan-minum. Kondisi ini serupa dengan mandi saat berpuasa meskipun tubuh merasakan segarnya air, puasa tetap sah karena air tidak masuk melalui mulut atau hidung secara sengaja.

Gambar 2. Pungtum lakrimal adalah sebuah lubang kecil seperti ujung jarum yang terletak di bagian tengah tepi kelopak mata atas dan bawah
Menjalani tindakan pembedahan di bulan Ramadhan bisa terasa melelahkan, terutama secara mental. Selain itu, masa pemulihan setelah prosedur mungkin membutuhkan waktu istirahat, sehingga berpotensi mempengaruhi kenyamanan Anda dalam menjalankan ibadah Ramadhan.
Singkatnya, melakukan LASIK selama Ramadhan umumnya dianggap diperbolehkan oleh banyak ulama dan tidak secara inheren membatalkan puasa. Namun, sangat penting untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Mata dan penasihat agama Anda untuk membuat keputusan yang tepat. Dengan begitu, Anda dapat mempertimbangkan kesiapan fisik dan mental, kemungkinan risiko, serta dampaknya terhadap kekhusyukan ibadah sebelum memutuskan untuk menjalani tindakan LASIK.