Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Rokok Dapat Merusak Mata Secara Perlahan Tanpa Disadari

  • 30 May 2026
  • dr. Novira Sulfianti, Sp.M
SHARE :

Hari Tanpa Tembakau Sedunia (World No Tobacco Day) diperingati setiap tanggal 31 Mei sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rokok bagi kesehatan. Selama ini, rokok lebih sering dikaitkan dengan penyakit paru-paru, jantung, dan kanker. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa kebiasaan merokok juga dapat merusak kesehatan mata. Paparan zat berbahaya dalam rokok, baik pada perokok aktif maupun pasif, dapat memengaruhi kesehatan mata dan mempercepat terjadinya penyakit mata serius hingga meningkatkan risiko gangguan penglihatan yang permanen.

Asap rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya, termasuk nikotin, karbon monoksida, dan zat oksidatif yang dapat merusak jaringan tubuh, termasuk mata. Penyakit pertama yang diidentifikasi dalam hubungannya dengan rokok adalah degenerasi makula atau age-related macular degeneration (AMD). Penyakit ini dapat menyebabkan kesulitan membaca, kesulitan melihat wajah seseorang, hingga penurunan penglihatan berat. Umumnya AMD terjadi seiring dengan bertambahnya usia (penuaan), di mana bagian retina bernama makula menjadi sangat rentan rusak dan salah satu yang termasuk faktor risiko penyakit ini adalah merokok.

Penitilian lainnya juga membuktikan bahwa perokok memiliki resiko lebih tinggi menderita katarak dibanding orang yang tidak merokok. Dalam situs resmi Dinas Kesehatan Negara Bagian New York disebutkan bahwa perokok berat (15 batang atau lebih per hari) beresiko 3 kali lebih tinggi terkena katarak. Penyakit ini menyebabkan lensa mata menjadi keruh sehingga penglihatan tampak kabur seperti berkabut dan hanya dapat dihilangkan dengan tindakan operasi. Selain itu, paparan asap rokok juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan mengganggu kualitas lapisan air mata, sehingga mata akan terasa perih, kering, serta tidak nyaman. 

Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun ini mengusung tema “Unmasking the Appeal - Countering Nicotine and Tobacco Addiction”, sebagai pengingat bahwa kecanduan nikotin dapat berdampak buruk bagi kesehatan, termasuk kesehatan mata. Berhenti merokok memang bukan hal yang mudah dan tidak sedikit orang yang gagal melakukannya. Namun, komitmen untuk berhenti merokok merupakan langkah penting untuk membantu meninggalkan kebiasaan tersebut dan melindungi kesehatan tubuh serta penglihatan di masa depan. 

Next Article: Selamatkan Penglihatan Anda! Kenali Tanda - Tanda Central Retinal Vein Occlusion (CRVO) Sebelum Terlambat

The Most Popular

Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat rentan mengalami cedera. Mulai dari benturan, paparan benda tajam, serpihan material, hingga kecelakaan saat bekerja dapat menyebabkan trauma pada mata. Salah satu kondisi cedera mata yang memerlukan penanganan medis secara serius adalah laserasi kornea. Laserasi kornea adalah luka robek pada kornea akibat benturan atau tusukan benda asing. Kornea sendiri merupakan lapisan bening yang berada di bagian paling depan mata dan berfungsi memfokuskan cahaya agar penglihatan tetap jelas.


Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Penglihatan yang mulai berkabut, semakin lama semakin buram, atau sulit melihat pada malam hari dapat menjadi tanda katarak. Ketika katarak mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, operasi katarak dapat menjadi pilihan. Salah satu teknik yang umum digunakan adalah fakoemulsifikasi, yaitu prosedur untuk mengeluarkan lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa tanam buatan atau lensa intraokular (IOL).  Teknik ini telah menjadi bagian penting dari operasi katarak modern.


Children’s Eye Health and Safety Month: Jangan Tunggu Anak Mengeluh, Periksakan Matanya Sejak Dini

Banyak orang tua mengira anak yang tidak pernah mengeluh berarti memiliki penglihatan yang baik. Padahal, gangguan penglihatan pada anak sering kali sulit dikenali karena mereka belum menyadari bahwa apa yang dilihat berbeda dari orang lain. Akibatnya, kelainan mata baru diketahui setelah mulai mengganggu proses belajar, bermain, bahkan menurunkan rasa percaya diri anak. Dalam rangka memperingati Children’s Eye Health and Safety Month, mari tingkatkan kepedulian terhadap kesehatan mata anak. Pemeriksaan mata secara rutin merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan hasilnya menjadi lebih optimal.


Tags
Hari tanpa tembakau sedunia
World no tobacco day
Nikotin
Pencegahan penyakit mata
Amd
Bahaya rokok
Degenerasi makula
Gangguan penglihatan
Katarak
Kesehatan mata
Mata kering
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

15 Sep 2026

Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

Detail
BERITA KESEHATAN

09 Sep 2026

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Detail
BERITA KESEHATAN

02 Sep 2026

Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Detail
BERITA KESEHATAN

27 Aug 2026

Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.