Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Myopia Awareness Week: Saatnya Lindungi Penglihatan Generasi Digital

  • 19 May 2026
  • dr. Dini Hapsari, Sp.M.
SHARE :

Setiap tahun, Myopia Awareness Week (Pekan Kesadaran Miopia) menjadi momen penting bagi orang tua di seluruh dunia untuk memahami meningkatnya ancaman miopia—istilah medis untuk rabun jauh. 

Jumlah penderita rabun dekat (miopia) terus meningkat di seluruh dunia. Para peneliti memperkirakan bahwa pada tahun 2050, hampir setengah dari populasi dunia—lebih dari 5 miliar orang pada saat itu akan menderita miopia.

Kacamata resep dan lensa kontak dapat membantu anak-anak dan remaja yang rabun jauh untuk melihat dengan jelas. Namun, dampak miopia tidak selalu berakhir di situ. Miopia berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit mata serius, seperti glaukoma, ablasi retina, dan degenerasi makula, yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, deteksi dan penanganan sejak dini sangat penting untuk mengurangi risiko tersebut.

Mengenal Miopia

Agar dapat melihat dengan jelas, cahaya yang masuk ke mata akan melewati kornea dan lensa di bagian depan mata. Keduanya berfungsi memfokuskan cahaya agar jatuh tepat pada retina di bagian belakang mata. Retina kemudian mengirimkan sinyal ke otak sehingga kita dapat melihat dengan jelas.
Myopiaawarenessweek.png

Gambar 1. Penglihatan mata miopia vs mata normal

Pada kondisi rabun jauh (miopia) cahaya justru jatuh di depan retina, bukan tepat di permukaannya. Hal ini bisa terjadi karena kornea terlalu cembung atau bola mata lebih panjang dari ukuran normal. Akibatnya, cahaya tidak mencapai retina dengan tepat, sehingga penglihatan menjadi kabur.

Gejala miopia pada anak sering kali tidak disadari, karena mereka mungkin menganggap penglihatannya normal. Namun, ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan selain tanda dan gejala di atas, seperti:

  • sering menyipitkan mata,
  • sering menggosok mata,
  • kesulitan melihat tulisan di papan tulis, rambu, atau objek yang jauh
  • memegang benda terlalu dekat ke mata saat melihat,
  • mudah kehilangan fokus atau cepat terdistraksi, 
  • mudah lelah setelah berkonsentrasi dalam waktu tertentu,
  • mengalami kesulitan di sekolah, dan
  • sakit kepala (meskipun jarang terjadi).

Bagaimana Mencegah Miopia?

Jika anak Anda mengalami miopia, atau Anda melihat tanda seperti sering menyipitkan mata dan memegang benda terlalu dekat ke wajah, sebaiknya segera periksakan ke dokter mata. Pemeriksaan ini penting untuk mendapatkan rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi anak.

 who1.pngwho2.png

Gambar 2. Tips mencegah perkembangan miopia berdasarkan rekomendasi WHO

Selain itu, perubahan gaya hidup juga berperan dalam menjaga kesehatan mata. Menghabiskan waktu di luar ruangan terbukti dapat membantu melindungi dari timbulnya miopia, bahkan berpotensi memperlambat perkembangannya. Sebaliknya, penelitian menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan layar (baik perangkat digital maupun komputer) dengan meningkatnya risiko perkembangan miopia.

Meskipun miopia tidak dapat disembuhkan, terdapat berbagai pilihan perawatan yang efektif untuk memperlambat perkembangannya di masa pertumbuhan. Beberapa di antaranya meliputi lensa kontak ortokeratologi yang digunakan saat tidur, lensa kontak lunak untuk penggunaan sehari-hari, tetes mata atropin, serta lensa kacamata khusus. Pilihan ini dapat didiskusikan lebih lanjut dengan dokter mata sesuai kebutuhan anak. Karena itu, penting bagi orang tua untuk berkonsultasi dengan dokter mata sedini mungkin agar kondisi miopia pada anak tidak semakin bertambah parah.

Next Article: Rokok Dapat Merusak Mata Secara Perlahan Tanpa Disadari

The Most Popular

Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat rentan mengalami cedera. Mulai dari benturan, paparan benda tajam, serpihan material, hingga kecelakaan saat bekerja dapat menyebabkan trauma pada mata. Salah satu kondisi cedera mata yang memerlukan penanganan medis secara serius adalah laserasi kornea. Laserasi kornea adalah luka robek pada kornea akibat benturan atau tusukan benda asing. Kornea sendiri merupakan lapisan bening yang berada di bagian paling depan mata dan berfungsi memfokuskan cahaya agar penglihatan tetap jelas.


Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Penglihatan yang mulai berkabut, semakin lama semakin buram, atau sulit melihat pada malam hari dapat menjadi tanda katarak. Ketika katarak mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, operasi katarak dapat menjadi pilihan. Salah satu teknik yang umum digunakan adalah fakoemulsifikasi, yaitu prosedur untuk mengeluarkan lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa tanam buatan atau lensa intraokular (IOL).  Teknik ini telah menjadi bagian penting dari operasi katarak modern.


Children’s Eye Health and Safety Month: Jangan Tunggu Anak Mengeluh, Periksakan Matanya Sejak Dini

Banyak orang tua mengira anak yang tidak pernah mengeluh berarti memiliki penglihatan yang baik. Padahal, gangguan penglihatan pada anak sering kali sulit dikenali karena mereka belum menyadari bahwa apa yang dilihat berbeda dari orang lain. Akibatnya, kelainan mata baru diketahui setelah mulai mengganggu proses belajar, bermain, bahkan menurunkan rasa percaya diri anak. Dalam rangka memperingati Children’s Eye Health and Safety Month, mari tingkatkan kepedulian terhadap kesehatan mata anak. Pemeriksaan mata secara rutin merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan hasilnya menjadi lebih optimal.


Tags
Myopia awareness week
Kontrol miopia
Edukasi mata
Dokter mata
Kesehatan mata anak
Mata minus
Miopia
Pemeriksaan mata anak
Rabun jauh
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

15 Sep 2026

Laserasi Kornea akibat Trauma: Kapan Harus Segera ke Dokter Mata?

Detail
BERITA KESEHATAN

09 Sep 2026

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Detail
BERITA KESEHATAN

02 Sep 2026

Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Detail
BERITA KESEHATAN

27 Aug 2026

Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.