Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Ptosis pada Anak: Jangan Abaikan Kelopak Mata Turun Sejak Dini

  • 27 Jun 2026
  • dr. Anne Merry Sevani Umboh, Sp.M
SHARE :

Apakah Anda pernah melihat anak dengan salah satu kelopak mata tampak lebih turun dari yang lain? Atau mungkin si kecil sering menengadahkan kepala untuk melihat dengan jelas?

Jika ya, bisa jadi anak Anda mengalami ptosis atau blepharoptosis, kondisi ini berupa kelopak mata atas yang turun lebih rendah dari posisi normalnya. Ptosis tidak hanya dapat terjadi pada satu mata tetapi kadang kala dapat mempengaruhi kedua mata. Pada anak-anak, ptosis bukan hanya soal penampilan saja, kondisi ini bisa mengganggu perkembangan penglihatan dan menyebabkan gangguan permanen jika tidak ditangani sejak dini.

Apa Itu Ptosis pada Anak?

Ptosis adalah kondisi medis di mana kelopak mata atas turun lebih rendah dari posisi normalnya. Hal ini bisa saja bersifat ringan atau bahkan dapat lebih berat dimana sebagian kelopak mata bisa menutupi pupil dan menghambat masuknya cahaya ke dalam mata. Pada bayi, kondisi ini biasanya sudah terlihat sejak lahir dan disebut sebagai ptosis kongenital. Kondisi ini tidak boleh diabaikan terutama pada anak-anak karena dapat meningkatkan risiko terjadinya mata malas (ambliopia) dan strabismus (mata juling) yang sangat mempengaruhi perkembangan penglihatan anak.

Penyebab Ptosis pada Anak

Mari kenali penyebab ptosis yang terjadi pada anak. Terdapat dua penyebab, yaitu : 

  1. Ptosis Kongenital (Sejak Lahir):
    Ptosis yang sudah ada sejak lahir atau muncul dalam tahun pertama kehidupan. Kondisi ini disebabkan oleh kurang sempurnanya perkembangan otot yang mengangkat kelopak mata (levator palpebrae superioris).

  2. Ptosis Didapat (Pasca Lahir):
    Ptosis pada anak-anak dapat terjadi akibat berbagai gangguan lain yang muncul di kemudian hari, termasuk :

    • Cedera atau trauma pada kelopak mata anak
    • Infeksi pada kelopak mata
    • Penyakit saraf atau otot seperti myasthenia gravis
    • Tumor pada kelopak mata atau kelainan kongenital lainnya
    • Penyakit lain seperti : Blepharophimosis syndrome, Horner syndrome, dan Marcus Gunn jaw-winking syndrome

Gejala yang Harus Diwaspadai

  • Kelopak mata atas tampak turun (satu atau dua sisi)
  • Anak sering menengadahkan kepala atau mengangkat alis untuk melihat (abnormal head position / a chin up position)
  • Posisi mata tidak sejajar (mata juling / strabismus)
  • Gangguan perkembangan penglihatan seperti ambliopia (mata malas)
  • Keluhan kosmetik dimana penampilan wajah yang mengganggu (posisi kelopak mata tidak simetris)
  • Penglihatan ganda saat melihat ke atas (upgaze), terutama jika ptosis kongenital disertai kelainan otot rektus superior

Dari tingkat keparahannya, umumnya derajat ptosis dibagi menjadi 3,  yaitu : ringan (penurunan kelopak mata sekitar 1–2 mm), sedang (penurunan kelopak mata sekitar 3–4 mm) dan berat (penurunan kelopak mata lebih dari 4 mm, bisa sampai menutupi seluruh pupil). Anak-anak dengan ptosis berat berisiko tinggi mengalami ambliopia, yaitu gangguan penglihatan permanen karena penglihatan tidak terstimulasi dengan baik selama masa perkembangan. 

Penanganan Ptosis pada Anak

Pengobatan ptosis pada anak bertujuan mencegah gangguan penglihatan jangka panjang, bukan hanya sekadar untuk penampilan. Ptosis dievaluasi melalui pemeriksaan mata secara menyeluruh dengan fokus pada riwayat pasien, posisi kelopak mata, penglihatan, gangguan refraksi (kemungkinan kebutuhan kacamata), dan posisi kepala. Pemeriksaan lanjutan seperti rontgen, CT scan atau MRI jarang diperlukan. Berikut beberapa penanganan ptosis pada anak yang akan disarankan oleh dokter mata anak : 

  1. Observasi
    Observasi dilakukan hanya untuk ptosis ringan yang tidak ada mengganggu penglihatan.
  2. Terapi Ambliopia (Mata Malas)
    Ambliopia (Mata Malas) yang terjadi pada kasus ptosis kongenital dapat terjadi akibat astigmatisma (permukaan kornea mata yang tidak sempurna) atau kelainan refraksi lainnya (gangguan fokus yang membutuhkan alat bantu seperti kacamata). Dalam kasus ptosis berat (jarang terjadi) bila ptosis menutup mata sepenuhnya, maka cahaya tidak dapat masuk ke dalam mata. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan penglihatan menjadi sangat buruk, bahkan jika sudah menggunakan kacamata terbaik (ambliopia deprivasi).
  3. Prosedur Pembedahan
    Ptosis ditangani melalui operasi kelopak mata. Operasi sebaiknya dilakukan segera setelah terdapat tanda-tanda gangguan penglihatan yang tidak dapat diatasi dengan terapi lainnya. Penting untuk memantau kondisi penglihatan anak secara rutin jika mereka mengalami ptosis. Jika ptosis tidak menyebabkan gangguan penglihatan, operasi dapat ditunda hingga usia prasekolah.

Layanan Ptosis Anak di RS Mata SMEC

RS Mata SMEC memiliki dokter subspesialis mata anak yang berpengalaman dalam menangani ptosis pada anak. Jika anak Anda mengalami kondisi seperti di atas, segera konsultasikan dengan dokter mata anak untuk mencegah risiko gangguan penglihatan jangka panjang.

Next Article: Ptosis: Kelopak Mata Turun yang Bisa Mengganggu Penglihatan dan Penampilan

The Most Popular

Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

Persiapan anak sebelum memasuki sekolah tidak hanya seragam baru ataupun tas baru, skrining mata pada anak sebelum memasuki masa sekolah juga sangatlah penting, terutama jika salah satu atau kedua orang tua menggunakan kacamata minus atau memiliki gangguan refraksi (rabun jauh, atau astigmatisme/silindris). Tujuan skrining mata anak antara lain untuk mengidentifikasi apakah anak mengalami ambliopia (mata malas), strabismus (ketidaksejajaran posisi mata atau mata juling), kelainan refraksi signifikan (yang memerlukan kacamata), atau kelainan mata lainnya.


Kapan Anak Perlu Pemeriksaan Mata?

Banyak orang tua beranggapan bahwa pemeriksaan mata hanya diperlukan ketika anak mulai mengeluh penglihatannya kabur atau mengalami masalah pada mata. Padahal, tidak semua gangguan penglihatan pada anak menimbulkan keluhan yang jelas. Bahkan, beberapa kondisi mata dapat terjadi sejak lahir dan memengaruhi perkembangan penglihatan anak tanpa disadari oleh orang tua. Dalam rangka memperingati Children’s Eye Health and Safety Month, penting bagi orang tua untuk memahami kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan mata pada anak. Deteksi dini merupakan kunci untuk mencegah gangguan penglihatan yang dapat memengaruhi proses belajar, tumbuh kembang, dan kualitas hidup anak di masa depan.


Merdeka dari Katarak: Maknai Hari Kemerdekaan dengan Penglihatan yang Lebih Baik

Setiap tanggal 17 Agustus, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan sebagai momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Namun, makna kemerdekaan tidak hanya terbatas pada peristiwa bersejarah. Kemerdekaan juga dapat dimaknai sebagai kebebasan untuk menjalani hidup dengan lebih baik, termasuk terbebas dari berbagai penyakit yang menghambat aktivitas sehari-hari.  Katarak adalah salah satu penyakit mata yang paling umum menurunkan kualitas hidup seseorang. Penglihatan yang semakin kabur akibat katarak dapat membatasi berbagai aktivitas, mulai dari membaca, mengemudi, beribadah, hingga menikmati waktu bersama keluarga. Karena itu, momentum Hari Kemerdekaan Indonesia tepat dijadikan pengingat bahwa mengobati katarak berarti mengembalikan kualitas hidup dan hak setiap orang untuk melihat dunia dengan lebih jelas. 


Tags
Ptosis anak
Kelopak mata turun
Ptosis kongenital
Dokter mata anak
Kesehatan mata anak
Mata malas
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

27 Aug 2026

Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

Detail
BERITA KESEHATAN

20 Aug 2026

Kapan Anak Perlu Pemeriksaan Mata?

Detail
BERITA KESEHATAN

18 Aug 2026

Merdeka dari Katarak: Maknai Hari Kemerdekaan dengan Penglihatan yang Lebih Baik

Detail
BERITA KESEHATAN

07 Aug 2026

Children’s Eye Health and Safety Month: Jangan Tunggu Anak Mengeluh, Periksakan Matanya Sejak Dini

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.