Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Retinopati Diabetik: Tanpa Disadari Menjadi Ancaman bagi Penglihatan Penderita Diabetes

  • 07 Nov 2025
  • dr. Jimmy Andre, Sp.M
SHARE :

Retinopati Diabetik: Tanpa Disadari Menjadi Ancaman bagi Penglihatan Penderita Diabetes

Diabetes melitus atau yang biasa disebut sebagai ‘kencing manis’ merupakan sebuah bentuk gangguan metabolisme yang diakibatkan kadar gula darah yang tinggi. Diabetes merupakan sebuah epidemi global yang terus berkembang, dan diperkirakan akan mempengaruhi 700 juta orang pada tahun 2045, disertai dengan peningkatan prevalensi retinopati diabetik di seluruh dunia. Sekitar sepertiga dari populasi global yang menderita diabetes mellitus juga mengalami retinopati diabetik, dari kelompok ini, sepertiganya menderita retinopati yang mengancam penglihatan.

Apa Itu Retinopati Diabetik?

Retinopati diabetik terjadi akibat kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah kecil di retina (bagian belakang mata yang berfungsi menangkap cahaya). Pembuluh darah yang rusak dapat membengkak dan mengalami kebocoran, atau bahkan tersumbat sepenuhnya, sehingga aliran darah ke retina terhenti. Terkadang pula, pembuluh darah baru abnormal yang rapuh dan berisiko pecah tumbuh di retina yang dapat menyebabkan perdarahan pada retina. Kondisi ini merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus yang paling sering menyebabkan gangguan penglihatan secara bertahap hingga kebutaan.

Faktor Risikonya Apa Saja?

Penting untuk diketahui faktor-faktor yang meningkatkan risiko terjadinya Retinopati Diabetik, seperti:

  • Durasi waktu lamanya menderita diabetes
  • Gula darah yang tidak terkontrol
  • Tekanan darah dan kolesterol tinggi
  • Nefropati atau kerusakan pada ginjal
  • Kehamilan pada penderita diabetes

Bagaimana Tanda-Tanda dari Gejalanya?

Retinopati diabetik sering kali tidak menimbulkan gejala di awal. Gejala baru muncul saat kondisi sudah cukup parah. Di antaranya:

  • Penglihatan buram atau kabur
  • Melihat bintik-bintik hitam atau serabut seperti benang melayang (floaters)
  • Penglihatan berubah-ubah (kadang jelas, kadang terasa kabur)
  • Kesulitan melihat di malam hari atau dalam pencahayaan redup
  • Warna terlihat pudar
  • Area penglihatan seperti terhalang bayangan
  • Penglihatan menghilang (pada kasus lanjut)

Gejala kadang bisa muncul terlambat, sehingga pemeriksaan mata rutin sangat penting dilakukan, terutama bagi penderita Diabetes.

Bahayanya Jika Tidak Ditangani

Jika tidak diperiksa dan ditangani dengan cepat, retinopati diabetik dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti:

  • Perdarahan vitreus
  • Retina lepas (ablasio retina)
  • Glaukoma neovaskular
  • Kebutaan permanen

Kondisi ini bisa dicegah atau ditunda jika dilakukan deteksi lebih awal.

Pentingnya Pemeriksaan Rutin dan Terapi yang Tepat

Jika terdiagnosa Diabetes Melitus oleh dokter, maka segeralah melakukan pemeriksaan mata pertama kali saat terdiagnosa dan wajib melakukan pemeriksaan mata minimal 1 kali dalam setahun meskipun tidak ada keluhan. Pemeriksaan dilakukan dengan penetesan obat untuk melebarkan pupil agar kondisi retina terlihat secara menyeluruh. Tetapi jika penderita Diabetes sudah mengalami Retinopati Diabetik, maka sebaiknya dilakukan follow-up sesuai panduan bergantung derajat tingkat keparahan penyakit tersebut. Tidak perlu panik karena dokter mata akan memberikan terapi pengobatan terbaik bagi penderitanya. Berikut beberapa pilihan terapi yang mungkin akan disarankan : 

  • Edukasi mengenai pentingnya mematuhi jadwal pemeriksaan dan pengobatan
  • Injeksi anti-VEGF
  • Terapi laser
  • Injeksi intravitreal steroid
  • Operasi Pars Plana Vitrektomi (pada kasus berat)

Cara Mencegah Retinopati Diabetik

  • Kontrol gula darah secara ketat
  • Cek tekanan darah dan kolesterol secara rutin (Kontrol faktor risiko lain seperti hipertensi dan hiperlipidemia)
  • Menjalani pola hidup sehat dengan rutin olahraga dan makan makanan bergizi
  • Berhenti merokok
  • Periksa mata secara berkala

Retinopati diabetik adalah komplikasi diabetes yang dapat dicegah dan ditangani jika terdeteksi lebih awal. Jangan menunggu muncul gejala baru memeriksakan mata. Jika Anda penderita diabetes, jadwalkan pemeriksaan retina setiap tahun untuk menjaga penglihatan Anda tetap jernih.

Pemeriksaan Retinopati Diabetik di RS Mata SMEC

RS Mata SMEC memiliki Dokter Spesialis Mata ahli Vitreo-retina serta peralatan lengkap untuk mendeteksi dan menangani retinopati diabetik secara tepat dan menyeluruh. Kami memahami bahwa menjaga penglihatan bagi penderita diabetes adalah hal yang sangat penting.

📍 Retinopati diabetik adalah komplikasi diabetes yang dapat dicegah dan ditangani jika terdeteksi lebih awal. Jangan tunggu sampai penglihatan memburuk. Jika Anda atau keluarga memiliki riwayat diabetes dan belum pernah memeriksakan mata, atau mengalami keluhan seperti penglihatan kabur, melihat bintik hitam, atau kesulitan melihat di malam hari, segera konsultasikan ke RS Mata SMEC. Kesehatan mata Anda adalah prioritas kami.

Next Article: Mitos dan Fakta tentang Katarak yang Perlu Anda Ketahui

The Most Popular

Cataract Awareness Month: Katarak yang Terlambat Ditangani Dapat Menjadi Kegawatdaruratan Mata

Banyak orang masih menganggap katarak sebagai bagian normal dari proses penuaan sehingga merasa penanganannya bisa ditunda kapan saja. Padahal katarak dapat disebabkan oleh berbagai hal dan beberapa faktor resiko dan jika dibiarkan terlalu lama, katarak tidak hanya membuat penglihatan semakin kabur, tetapi juga dapat memicu komplikasi serius yang berisiko menyebabkan gangguan penglihatan secara permanen bahkan kebutaan. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES) menunjukkan bahwa katarak masih menjadi penyebab kebutaan terbesar di Indonesia, terutama pada usia di atas 50 tahun, dengan angka mencapai 81,2%. Selain itu, World Health Organization (WHO) juga menyebutkan bahwa katarak telah menyebabkan gangguan penglihatan yang serius pada lebih dari 94 juta orang di seluruh dunia.


Selamatkan Penglihatan Anda! Kenali Tanda - Tanda Central Retinal Vein Occlusion (CRVO) Sebelum Terlambat

Pernahkah Anda tiba-tiba merasa penglihatan satu mata mendadak kabur atau bahkan menghilang tetapi tidak disertai dengan rasa nyeri? Jangan buru-buru mengira itu hanya kelelahan. Kondisi ini bisa jadi tanda adanya penyumbatan pembuluh darah penting di mata yang disebut Central Retinal Vein Occlusion (CRVO). Meski namanya terdengar rumit, intinya CRVO adalah saat aliran darah dari retina tersumbat, sehingga retina membengkak dan penglihatan pun terganggu. Oklusi vena retina (RVO) merupakan gangguan vaskular retina kedua yang paling umum setelah retinopati diabetik dan sering dikaitkan dengan kehilangan penglihatan. Kabar baiknya, dengan pemeriksaan tepat dan penanganan cepat, risiko kerusakan penglihatan jangka panjang bisa dikurangi. Yuk, kenali lebih dekat apa itu CRVO dan bagaimana cara mengatasinya.


Rokok Dapat Merusak Mata Secara Perlahan Tanpa Disadari

Hari Tanpa Tembakau Sedunia (World No Tobacco Day) diperingati setiap tanggal 31 Mei sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rokok bagi kesehatan. Selama ini, rokok lebih sering dikaitkan dengan penyakit paru-paru, jantung, dan kanker. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa kebiasaan merokok juga dapat merusak kesehatan mata. Paparan zat berbahaya dalam rokok, baik pada perokok aktif maupun pasif, dapat memengaruhi kesehatan mata dan mempercepat terjadinya penyakit mata serius hingga meningkatkan risiko gangguan penglihatan yang permanen.


Tags
Diabetes dan penglihatan
Penyakit retina
Edukasi kesehatan
Kesehatan mata
Retinopati diabetik
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

13 Jun 2026

Cataract Awareness Month: Katarak yang Terlambat Ditangani Dapat Menjadi Kegawatdaruratan Mata

Detail
BERITA KESEHATAN

11 Jun 2026

Selamatkan Penglihatan Anda! Kenali Tanda - Tanda Central Retinal Vein Occlusion (CRVO) Sebelum Terlambat

Detail
BERITA KESEHATAN

30 May 2026

Rokok Dapat Merusak Mata Secara Perlahan Tanpa Disadari

Detail
BERITA KESEHATAN

19 May 2026

Myopia Awareness Week: Saatnya Lindungi Penglihatan Generasi Digital

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.