Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Mengenal Low Vision: Saat Dunia Terlihat Samar

  • 14 Feb 2026
  • dr. Nuriadara Samira, Sp.M
SHARE :

Menurut WHO (World Health Organization), terdapat 285 juta orang di seluruh dunia yang mengalami gangguan penglihatan. Sebanyak 246 juta orang diantaranya mengalami low vision. Definisi low vision menurut WHO adalah seseorang yang setelah mendapat intervensi medis, pembedahan dan/atau optik, memiliki koreksi ketajaman penglihatan pada mata terbaik < 6/18 hingga persepsi cahaya, namun masih memiliki potensi untuk menggunakan penglihatan tersebut untuk beraktivitas sehari-hari.

Low vision ditujukan pada orang dengan gangguan penglihatan permanen yang tidak dapat diperbaiki dengan kacamata biasa, lensa kontak, obat, atau pembedahan. 

Banyak penyakit mata yang dapat menyebabkan low vision. Penyakit-penyakit tersebut antara lain:

  • Gangguan retina (retinopati diabetik, chorioretinitis toxoplasma, retinitis pigmentosa, Age Macular Degeneration, atrofi makula karena miopia tinggi, herediter retinopati)
  • Glaukoma
  • Katarak juvenile
  • Kelainan segmen anterior
  • Amblyopia
  • Kelainan otak (stroke, hidrosefalus, cerebral palsy, epilepsi, tumor)
  • Uveitis

Anak-anak dengan gangguan penglihatan bawaan, remaja atau dewasa dengan penyakit mata kronis, dan lansia dengan penurunan penglihatan permanen beresiko untuk mengalami kondisi low vision.

Kabar baiknya, low vision bukan berarti kebutaan total masih ada sebagian penglihatan yang tersisa. Layanan rehabilitasi penglihatan membantu seseorang dengan low vision memaksimalkan potensi yang dimiliki.

Perawatan untuk low vision disebut dengan rehabilitasi penglihatan. Tujuan perawatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian seseorang dengan low vision. Penggunaan alat bantu optik dan non optik serta dukungan dari lingkungan dibutuhkan agar dapat memudahkan seseorang dengan low vision melakukan aktivitas dan mobilisasi. Penggunaan alat bantu diharapkan juga dapat mengoptimalkan seseorang dengan low vision dalam menempuh pendidikan maupun melakukan pekerjaan adaptif.

Next Article: Amankah Operasi Katarak di Bulan Puasa?

The Most Popular

Children’s Eye Health and Safety Month: Jangan Tunggu Anak Mengeluh, Periksakan Matanya Sejak Dini

Banyak orang tua mengira anak yang tidak pernah mengeluh berarti memiliki penglihatan yang baik. Padahal, gangguan penglihatan pada anak sering kali sulit dikenali karena mereka belum menyadari bahwa apa yang dilihat berbeda dari orang lain. Akibatnya, kelainan mata baru diketahui setelah mulai mengganggu proses belajar, bermain, bahkan menurunkan rasa percaya diri anak. Dalam rangka memperingati Children’s Eye Health and Safety Month, mari tingkatkan kepedulian terhadap kesehatan mata anak. Pemeriksaan mata secara rutin merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan hasilnya menjadi lebih optimal.


Central Retinal Artery Occlusion (CRAO): Stroke pada Mata yang Harus Segera Ditangani

Central Retinal Artery Occlusion (CRAO) atau Oklusi Arteri Retina Sentral (OARS) adalah kondisi tersumbatnya arteri retina sentral, yaitu pembuluh darah utama yang membawa oksigen dan nutrisi ke retina. Penyakit ini termasuk kegawatdaruratan mata yang memerlukan penanganan segera dalam hitungan jam. Penglihatan buram atau menghilang secara mendadak seringkali pada satu mata tanpa rasa sakit merupakan ciri khas dari CRAO. 75% pasien datang dengan tajam penglihatan yang tidak baik, biasanya pasien hanya mampu menghitung jari bahkan lebih buruk.


Retinopathy of Prematurity (ROP): Ancaman Penglihatan pada Bayi Prematur

Kelahiran prematur bukan hanya soal berat badan lahir rendah ataupun paru-paru yang belum matang, tetapi mata bayi prematur juga sangat berisiko mengalami gangguan serius. Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah Retinopathy of Prematurity (ROP), yaitu pertumbuhan abnormal pembuluh darah retina yang bisa menyebabkan kebutaan permanen bila tidak dideteksi dan ditangani sejak dini.


Tags
Low vision
Rehabilitasi penglihatan
Alat bantu penglihatan
Kebutaan parsial
Gangguan penglihatan
Kesehatan mata
Penyakit mata
Retina
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

07 Aug 2026

Children’s Eye Health and Safety Month: Jangan Tunggu Anak Mengeluh, Periksakan Matanya Sejak Dini

Detail
BERITA KESEHATAN

23 Jul 2026

Mengenali Masalah Mata pada Bayi Usia 0-12 Bulan

Detail
BERITA KESEHATAN

22 Jul 2026

Central Retinal Artery Occlusion (CRAO): Stroke pada Mata yang Harus Segera Ditangani

Detail
BERITA KESEHATAN

16 Jul 2026

Retinopathy of Prematurity (ROP): Ancaman Penglihatan pada Bayi Prematur

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.