Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Amankah Operasi Katarak di Bulan Puasa?

  • 28 Feb 2026
  • Dr. Laksono Bagus Sasmito, Sp.M (K)
SHARE :

Bulan puasa sering membuat banyak orang menunda tindakan medis, termasuk operasi katarak. Tidak sedikit pasien yang bertanya-tanya tentang “Bolehkah operasi katarak dilakukan saat puasa?” atau “Apakah puasanya akan batal?” Kabar baiknya, operasi katarak tetap aman dan dapat dilakukan selama bulan puasa, dengan beberapa hal penting yang perlu dipahami pasien.

Apakah Operasi Katarak Membatalkan Puasa?

Operasi katarak umumnya dilakukan dengan anestesi lokal dengan menggunakan tetes mata. Tindakan ini tidak melibatkan makanan atau minuman yang masuk ke dalam saluran cerna. Oleh karena itu, operasi katarak tidak membatalkan puasa.

Setelah operasi katarak, pasien dapat langsung pulang kerumah dan melanjutkan berpuasa dengan nyaman. Obat yang dibutuhkan setelah operasi juga hanya merupakan obat tetes mata. Penggunaan obat tetes mata sebelum dan sesudah operasi juga aman saat berpuasa, karena obat bekerja secara lokal di mata dan jumlah yang tertelan sangat minimal.

Bagaimana Prosedur Operasi Katarak?

Operasi katarak modern dilakukan dengan teknik fakoemulsifikasi, yaitu menghancurkan lensa keruh menggunakan gelombang ultrasonik, lalu menggantinya dengan lensa tanam buatan (Intraocular Lens/IOL). Prosedur ini umumnya berlangsung singkat (<15 menit), minim rasa nyeri, pasien tetap sadar selama tindakan, dan umumnya tidak memerlukan rawat inap. Prosedur fakoemulsifikasi umumnya tidak membutuhkan anestesi umum dan tidak perlu puasa sebelum operasi  sehingga pasien tetap dapat menjalani puasa seperti biasa.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Operasi Katarak di Bulan Puasa

Agar operasi berjalan dengan lancar dan pemulihan pasca operasi lebih optimal, penting untuk memperhatikan beberapa hal seperti:

  • Pastikan kondisi tubuh cukup sehat, terutama pada pasien usia lanjut atau pasien dengan penyakit penyerta seperti diabetes dan hipertensi
  • Konsumsi obat rutin sesuai anjuran dokter, termasuk obat darah tinggi atau diabetes
  • Istirahat yang cukup sebelum dan sesudah tindakan operasi
  • Gunakan obat tetes mata sesuai dengan anjuran dokter

Segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata di Rumah Sakit atau Klinik SMEC terdekat bila Anda mengalami keluhan penglihatan atau perubahan pada mata. SMEC siap memberikan pemeriksaan menyeluruh dan penanganan tepat agar Anda dapat kembali melihat dunia dengan lebih jelas dan nyaman.

Next Article: Apakah Glaukoma Selalu Bertekanan Tinggi? Kenali Normal Tension Glaucoma

The Most Popular

Bingung Pilih Lensa Untuk Operasi Katarak? Baca Ini Untuk Kenali Jenis IOL!

Operasi katarak adalah tindakan mengangkat lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa tanam buatan atau intraocular lens (IOL). Pilihan jenis IOL sangat menentukan kualitas penglihatan pasca operasi. Saat ini tersedia berbagai jenis IOL, mulai dari monofokal hingga lensa multifokal dengan keunggulan dan pertimbangannya masing-masing. Implantasi IOL berfungsi untuk menggantikan lensa mata alami yang telah keruh dan mengatasi gangguan penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, atau silinder. Memahami karakteristik setiap lensa membantu Anda memilih yang paling sesuai dengan gaya hidup, kebutuhan visual, dan kondisi mata.


Kacamata atau Lensa Kontak? Yuk Kenali Plus Minusnya Sebelum Memilih!

Mata yang normal dan sehat memiliki kornea yang jernih, mulus, dan bulat, serta lensa yang jernih sehingga memungkinkan sinar cahaya melewatinya tanpa hambatan dan terfokus tepat di retina. Namun jika kornea tidak sehalus, sejernih, atau sebulat seharusnya, atau bola mata terlalu panjang atau terlalu pendek, sinar cahaya akan membengkok (atau mengalami refraksi) pada sudut yang tidak wajar. Hal ini menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi. Ketidakmampuan untuk mencapai fokus ini disebut gangguan refraksi, dan hal ini merupakan masalah mata yang paling umum terjadi. Ada beberapa cara untuk mengatasi gangguan refraksi ini, diantaranya penggunaan kacamata atau lensa kontak. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari Anda.


World Sight Day 2026: Love Your Eyes, Saatnya Lebih Peduli pada Kesehatan Mata

Penglihatan menjadi bagian penting dari hampir setiap aktivitas kita. Mulai dari membaca, bekerja, belajar, berkendara, menggunakan gadget, hingga melihat orang-orang yang kita sayangi. Namun, karena mata digunakan setiap hari tanpa banyak disadari, kesehatannya sering kali baru mendapat perhatian ketika penglihatan mulai terganggu. Hari ini, 8 Oktober 2026, dunia memperingati World Sight Day. Tahun ini, International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB) kembali membawa gerakan #LoveYourEyes, sebuah ajakan agar setiap orang menjadikan kesehatan mata sebagai bagian dari prioritas hidup sehari-hari. Kampanye World Sight Day 2026 juga menekankan pentingnya pengalaman dan suara masyarakat dalam mendorong akses terhadap pelayanan kesehatan mata bagi semua.


Tags
Puasa ramadan
Lensa intraokular
Fakoemulsifikasi
Katarak
Kesehatan mata
Obat tetes mata
Operasi katarak

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

19 Oct 2026

Bingung Pilih Lensa Untuk Operasi Katarak? Baca Ini Untuk Kenali Jenis IOL!

Detail
BERITA KESEHATAN

08 Oct 2026

World Sight Day 2026: Love Your Eyes, Saatnya Lebih Peduli pada Kesehatan Mata

Detail
BERITA KESEHATAN

07 Oct 2026

Kacamata atau Lensa Kontak? Yuk Kenali Plus Minusnya Sebelum Memilih!

Detail
BERITA KESEHATAN

30 Sep 2026

Papiledema: Ketika Pembengkakan Saraf Optik Menjadi Tanda Gangguan Serius

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.