Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Ablasio Retina: Ketika Retina Terlepas, Penglihatan Bisa Hilang Total

  • 14 Jul 2025
  • dr. Sindy Boru Sembiring, Sp.M
SHARE :

female-eye-elderly-woman.jpg

Ablasio Retina: Ketika Retina Terlepas, Penglihatan Bisa Hilang Total

Pernahkah Anda melihat kilatan cahaya secara tiba-tiba atau seperti ada tirai hitam menutupi pandangan Anda? Jangan abaikan gejala ini. Bisa jadi itu adalah tanda dari Ablasio Retina, kondisi darurat mata yang memerlukan penanganan secepat mungkin untuk menyelamatkan penglihatan Anda.

Apa Itu Ablasio Retina?

Ablasio retina atau Retinal Detachment adalah kondisi ketika lapisan retina (lapisan tipis di belakang mata yang menangkap cahaya) terlepas dari dasarnya. Retina yang lepas tidak bisa berfungsi dengan baik dan jika tidak segera ditangani, dapat menyebabkan kebutaan permanen.

Gejala Ablasio Retina

Pada awalnya penderita Ablasio Retina akan merasakan gejala-gejala sebagai berikut :

  • Melihat kilatan-kilatan cahaya (photopsia)
  • Munculnya floaters (bintik-bintik hitam atau garis-garis hitam seperti rambut atau benang yang melayang)
  • Sebagian lapang pandang bisa terhalang sehingga pandangan seperti tertutup tirai
  • Penurunan penglihatan secara mendadak hingga ke arah kebutaan.

Ablasio Retina merupakan suatu kondisi serius yang harus segera ditangani. Penanganan yang terlambat akan berisiko terjadinya kebutaan yang permanen. Jika Anda mengalami gejala seperti di atas, segera periksakan ke dokter mata.

Penyebab dan Faktor Risiko

Beberapa penyebab ablasio retina antara lain:

  • Penuaan (retina menipis seiring usia, biasanya >50 tahun)
  • Riwayat trauma atau cedera mata
  • Miopia (rabun jauh) tinggi
  • Riwayat operasi mata sebelumnya seperti katarak atau glaukoma
  • Riwayat keluarga dengan ablasio retina
  • Penyakit mata lainnya, seperti retinopati diabetik
  • Pernah mengalami robekan atau lepasnya retina pada salah satu mata

Penanganan Ablasio Retina

Ablasio retina tidak bisa sembuh sendiri dan memerlukan tindakan bedah segera. Berbagai macam tindakan untuk mengatasi ablasio harus sesuai dengan indikasi dan kondisi, serta hasil pemeriksaan dokter, yaitu antara lain :

  • Pneumoretinopexy – Prosedur non-invasif minim sayatan, dimana akan dilakukan penyuntikan gas ke intravitreal untuk memposisikan kembali retina yang lepas, lalu dilakukan laser untuk menutup robekan retina.
  • Scleral Buckle – Prosedur pemasangan silicone band / belt di bagian luar mata guna menekan bola mata dari luar agar retina bisa menempel kembali seperti semula.
  • Vitrektomi – Prosedur membersihkan vitreous dan melekatkan kembali retina dan dilakukan endolaser.
  • Laser Retinopeksi atau Cryotherapy – Digunakan untuk menempelkan kembali retina yang lepas.

Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang pemulihan penglihatan.

Ingin Sembuh Sambil Berlibur? Coba Program Vitrectomy Plus di RS Mata SMEC Medan

FooterWebVitrectAblasio.png

Kini, RS Mata SMEC menghadirkan program khusus bagi pasien dari luar kota: Vitrectomy Plus: Mata Sehat, Wisata Nikmat
Program ini memungkinkan pasien dengan ablasio retina dari cabang Jabodetabek, Pekanbaru dan Tanjung Pinang untuk menjalani tindakan operasi vitrektomi di Medan sambil menikmati layanan wisata medis yang nyaman dan terencana.

  • Pesawat Pulang-Pergi untuk pasien dan satu pendamping, Khusus dari kota: Jabodetabek, Pekanbaru, dan Tanjung Pinang via Batam
  • Antar-Jemput Bandara ke Rumah Sakit Mata SMEC Medan
  • Konsultasi dan tindakan Vitrectomy oleh Dokter Spesialis Mata Vitreo-retina
  • Paket sudah termasuk biaya rawat inap (3 Hari, 2 Malam)
  • Rekomendasi wisata kuliner Medan untuk pemulihan yang menyenangkan (Free Tour Guide)

Jika Anda mengalami gejala ablasio retina, jangan tunda untuk berkonsultasi. RS Mata SMEC menyediakan pemeriksaan menyeluruh untuk mendiagnosis dan menangani Ablasio Retina, dengan pendekatan personal sesuai kondisi mata Anda. Segera hubungi cabang terdekat untuk informasi jadwal pemeriksaan.

Next Article: Kebiasaan Nonton Drama Korea di Gelap-Gelapan, Bahaya Gak Sih?

The Most Popular

Nystagmus Awareness Day: Mengenal Gerakan Mata yang Tidak Terkontrol dan Dapat Mengganggu Penglihatan

Nistagmus adalah kondisi gerakan mata yang tidak terkontrol dan dapat menyebabkan penglihatan kabur atau tidak stabil. Kenali jenis, gejala, penyebab, dan pentingnya deteksi dini untuk menjaga kualitas penglihatan.


Cataract Awareness Month: Katarak yang Terlambat Ditangani Dapat Menjadi Kegawatdaruratan Mata

Banyak orang masih menganggap katarak sebagai bagian normal dari proses penuaan sehingga merasa penanganannya bisa ditunda kapan saja. Padahal katarak dapat disebabkan oleh berbagai hal dan beberapa faktor resiko dan jika dibiarkan terlalu lama, katarak tidak hanya membuat penglihatan semakin kabur, tetapi juga dapat memicu komplikasi serius yang berisiko menyebabkan gangguan penglihatan secara permanen bahkan kebutaan. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES) menunjukkan bahwa katarak masih menjadi penyebab kebutaan terbesar di Indonesia, terutama pada usia di atas 50 tahun, dengan angka mencapai 81,2%. Selain itu, World Health Organization (WHO) juga menyebutkan bahwa katarak telah menyebabkan gangguan penglihatan yang serius pada lebih dari 94 juta orang di seluruh dunia.


Selamatkan Penglihatan Anda! Kenali Tanda - Tanda Central Retinal Vein Occlusion (CRVO) Sebelum Terlambat

Pernahkah Anda tiba-tiba merasa penglihatan satu mata mendadak kabur atau bahkan menghilang tetapi tidak disertai dengan rasa nyeri? Jangan buru-buru mengira itu hanya kelelahan. Kondisi ini bisa jadi tanda adanya penyumbatan pembuluh darah penting di mata yang disebut Central Retinal Vein Occlusion (CRVO). Meski namanya terdengar rumit, intinya CRVO adalah saat aliran darah dari retina tersumbat, sehingga retina membengkak dan penglihatan pun terganggu. Oklusi vena retina (RVO) merupakan gangguan vaskular retina kedua yang paling umum setelah retinopati diabetik dan sering dikaitkan dengan kehilangan penglihatan. Kabar baiknya, dengan pemeriksaan tepat dan penanganan cepat, risiko kerusakan penglihatan jangka panjang bisa dikurangi. Yuk, kenali lebih dekat apa itu CRVO dan bagaimana cara mengatasinya.


Tags
Retina terlepas
Vitrektomi
Operasi retina
Kilatan cahaya mata
Vitrectomy plus
Program wisata medis
Pengobatan retina medan
Ablasio retina
Floaters
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

19 Jun 2026

Nystagmus Awareness Day: Mengenal Gerakan Mata yang Tidak Terkontrol dan Dapat Mengganggu Penglihatan

Detail
BERITA KESEHATAN

13 Jun 2026

Cataract Awareness Month: Katarak yang Terlambat Ditangani Dapat Menjadi Kegawatdaruratan Mata

Detail
BERITA KESEHATAN

11 Jun 2026

Selamatkan Penglihatan Anda! Kenali Tanda - Tanda Central Retinal Vein Occlusion (CRVO) Sebelum Terlambat

Detail
BERITA KESEHATAN

30 May 2026

Rokok Dapat Merusak Mata Secara Perlahan Tanpa Disadari

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.