Bukan Sekadar Hiburan: Ancaman Petasan terhadap Penglihatan
Petasan dan kembang api sering dianggap sebagai hiburan yang seru dan tidak berbahaya. Namun dibalik cahaya dan suara yang menarik, petasan dan kembang api berpotensi melukai siapa saja. Jika tidak digunakan sesuai dengan pedoman keselamatan, petasan dan kembang api dapat menyebabkan luka serius pada mata terutama ketika berada di tangan anak-anak. Banyak kasus cedera mata berat terjadi akibat percikan api, ledakan, atau serpihan petasan yang mengenai mata secara langsung. Cedera ini tidak hanya menyebabkan rasa perih atau mata merah, tetapi juga dapat berujung pada kerusakan penglihatan permanen, bahkan kebutaan jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Di Amerika Serikat, kasus trauma akibat kembang api memiliki angka yang cukup tinggi. American Academy of Pediatrics melaporkan bahwa cedera mata mencakup sekitar 20% dari seluruh cedera terkait kembang api. Dari semua cedera mata akibat kembang api di Amerika Serikat, sekitar 65,9% terjadi pada individu berusia 18 tahun atau lebih muda, dan 71,9–89% penderitanya adalah laki-laki. Laporan Special Study tahun 2022 menunjukkan bahwa ribuan cedera akibat kembang api masih terjadi setiap tahunnya, dengan sebagian besar adalah laki-laki dan kelompok usia produktif serta anak-anak. Jenis petasan yang paling sering menyebabkan cedera adalah petasan dan kembang api kecil.
Insiden cedera mata akibat petasan atau kembang api yang dilaporkan di Indonesia masih relatif sedikit, karena banyak kejadian yang tidak tercatat secara resmi dan hanya ditangani di rumah. Namun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan, serta penting bagi masyarakat untuk memahami dampak cedera tersebut dan bagaimana penanganan yang tepat. Pengawasan khusus dibutuhkan dalam penggunaan petasan atau kembang api, terutama pada anak-anak.
Pertolongan Pertama Jika Mata Terkena Petasan
- Jangan menekan atau mengucek mata
- Tutup mata dengan pelindung bersih tanpa memberi tekanan
- Jangan mengambil benda asing yang terdapat di bagian mata
- Hindari meneteskan obat mata tanpa anjuran dokter
- Segera bawa ke rumah sakit atau dokter spesialis mata
Pencegahan: Langkah Sederhana untuk Melindungi Mata
- Hindari menyalakan petasan secara langsung
- Gunakan pelindung mata jika berada di area yang berisiko
- Awasi anak-anak dengan ketat
- Untuk menyalakan kembang api, harus di bawah pengawasan orang dewasa.
- Jangan berdiri terlalu dekat dengan sumber ledakan
RS Mata SMEC memiliki layanan dan dokter spesialis mata berpengalaman dalam menangani cedera mata akibat trauma, termasuk trauma mata yang disebabkan petasan dan kembang api. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius dan menyelamatkan penglihatan. Ingat, satu ledakan dapat berdampak seumur hidup pada penglihatan.