Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Kenali Macam-Macam Gangguan Refraksi

  • 22 May 2025
  • dr. Niken Nuringsih Rachmawati, Sp.M
SHARE :

Kenali Macam-Macam Gangguan Refraksi

Miopia

blurred-cityscape.jpeg

Miopia atau rabun jauh merupakan salah satu bentuk kelainan refraksi mata yang membuat penglihatan menjadi samar atau buram ketika melihat benda yang jaraknya jauh. Kondisi ini disebabkan oleh struktur bola mata yang terlalu panjang atau kornea terlalu melengkung.

Penyebab Miopia:

  • Faktor genetik

  • Kekurangan vitamin D

  • Kurangnya sinar matahari

  • Kebiasaan membaca atau menonton dengan jarak dekat

Hipermetropia

Hiper@300.png

Yaitu kesulitan melihat benda yang berada dalam jarak dekat. Kondisi ini disebabkan oleh bola mata yang lebih pendek dari seharusnya. Selain itu, bentuk kornea atau lensa mata yang tidak normal juga bisa menyebabkan rabun dekat.

Penyebab Hipermetropia:

  • Bola mata lebih pendek sehingga cahaya belum fokus saat mencapai retina dan justru melewatinya.
  • Kelengkungan kornea yang lebih datar dari seharusnya, sehingga cahaya tidak cukup dibelokkan sehingga fokusnya tidak tepat pada retina.
  • Pengaruh keturunan (Genetik).

Astigmatisme

man-outdoors-city-night.jpeg

Adalah kelainan refraksi mata yang disebabkan oleh kelengkungan kornea atau lensa yang tidak merata, sehingga penglihatan menjadi kabur atau berbayang, baik dekat maupun jauh.

Penyebab Astigmatisma:

  • Riwayat astigmatisma atau gangguan mata lain, seperti penonjolan kornea secara abnormal (keratoconus).
  • Riwayat operasi mata, seperti operasi katarak.
  • Bekas luka pada kornea akibat infeksi atau cedera mata.

Pengobatan

Pengobatan gangguan refraksi copy.png

  • Menggunakan kacamata atau lensa kontak

Digunakan setelah melakukan pemeriksaan dokter. Lensa cekung (minus) untuk rabun jauh, sedangkan lensa cembung (plus) untuk rabun dekat. Namun untuk lensa kontak diperlukan perawatan khusus untuk menjaga kebersihan dan perawatannya.

  • Operasi LASIK

LASIK (Laser in-situ keratomileusis) merupakan salah satu prosedur bedah refraktif yang menggunakan teknologi laser untuk mengangkat lapisan tipis kornea dan dilanjutkan membentuk ulang kornea dengan menggunakan laser untuk mengurangi atau menghilangkan ukuran kacamata.

🏥 Layanan Edukasi di RS Mata SMEC

Jika Anda sering mengalami gangguan refraksi atau gejala lain, konsultasikan ke dokter spesialis mata di RS Mata SMEC.

Periksa mata Anda secara rutin di RS Mata SMEC.

Hubungi kami untuk jadwal pemeriksaan mata menyeluruh.

 

Next Article: Cataract Awareness Month: Kenali Katarak dan Cegah Kebutaan yang Bisa Dicegah

The Most Popular

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Olahraga memang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi bukan berarti bebas dari risiko cedera. Saat berolahraga, mata juga dapat berisiko terkena benturan dari bola, raket, atau bahkan mengalami cedera akibat kontak dengan pemain lain. Cedera yang terlihat dari luar mungkin terlihat ringan, tetapi dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada bagian dalam bola mata yang dapat mengganggu penglihatan. Melalui Sports Eye Safety Month, penting bagi kita untuk lebih sadar bahwa menjaga kesehatan mata juga merupakan bagian dari keselamatan saat berolahraga. Dengan perlindungan yang tepat dan mengetahui tanda-tanda cedera mata, risiko gangguan penglihatan akibat olahraga dapat diminimalkan.


Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Penglihatan yang mulai berkabut, semakin lama semakin buram, atau sulit melihat pada malam hari dapat menjadi tanda katarak. Ketika katarak mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, operasi katarak dapat menjadi pilihan. Salah satu teknik yang umum digunakan adalah fakoemulsifikasi, yaitu prosedur untuk mengeluarkan lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa tanam buatan atau lensa intraokular (IOL).  Teknik ini telah menjadi bagian penting dari operasi katarak modern.


Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

Persiapan anak sebelum memasuki sekolah tidak hanya seragam baru ataupun tas baru, skrining mata pada anak sebelum memasuki masa sekolah juga sangatlah penting, terutama jika salah satu atau kedua orang tua menggunakan kacamata minus atau memiliki gangguan refraksi (rabun jauh, atau astigmatisme/silindris). Tujuan skrining mata anak antara lain untuk mengidentifikasi apakah anak mengalami ambliopia (mata malas), strabismus (ketidaksejajaran posisi mata atau mata juling), kelainan refraksi signifikan (yang memerlukan kacamata), atau kelainan mata lainnya.


Tags
Gangguan refraksi
Mata minus
Rabun jauh

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

09 Sep 2026

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Detail
BERITA KESEHATAN

02 Sep 2026

Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Detail
BERITA KESEHATAN

27 Aug 2026

Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

Detail
BERITA KESEHATAN

20 Aug 2026

Kapan Anak Perlu Pemeriksaan Mata?

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.