Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Mengenal Injeksi Intravitreal: Sebuah Suntikan ke Dalam Bola Mata

  • 26 Dec 2025
  • dr. Syahira Halisa, Sp.M
SHARE :

Mengenal Injeksi Intravitreal: Sebuah Suntikan ke Dalam Bola Mata

Jika dokter mata mengatakan Anda memerlukan suntikan mata, Anda mungkin merasa cemas membayangkan jarum suntik dimasukkan ke dalam bola mata. Suntikan pada mata dikenal sebagai “Injeksi Intravitreal", yaitu sebuah cara memasukkan obat langsung ke dalam bola mata untuk mengobati kondisi tertentu seperti penyakit mata karena diabetes, degenerasi makula, dan oklusi vena retina. Frekuensi injeksi intravitreal meningkat secara signifikan dengan diperkenalkannya obat anti-Vascular Endothelial Growth Factor (anti-VEGF). Suntikan obat tersebut dapat memperbaiki penglihatan bagi banyak orang dan membantu menyelamatkan penglihatan.

Vascular Endothelial Growth Factor

Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) adalah protein yang diproduksi oleh sel-sel dalam tubuh. VEGF menghasilkan pembuluh darah baru saat tubuh membutuhkannya. Terkadang sel dapat memproduksi terlalu banyak VEGF. Ketika ini terjadi, pembuluh darah abnormal dapat tumbuh di mata. Pembuluh darah abnormal ini merusak mata dan mengganggu penglihatan. Hal ini dapat menyebabkan penglihatan berkurang bahkan kebutaan. Obat anti-VEGF bekerja menghambat VEGF sehingga memperlambat pertumbuhan pembuluh darah baru di mata. Obat ini memperlambat atau menghentikan kerusakan akibat pembuluh darah abnormal dan mencegah penurunan penglihatan bahkan dapat memperbaiki tajam penglihatan. Sudah ada beberapa obat anti-VEGF yang kita kenal luas, seperti:

  • Bevacizumab
  • Ranibizumab
  • Aflibercept
  • Brolucizumab
  • Farmicimab

Obat-obat anti-VEGF tersebut digunakan oleh dokter mata sebagai tatalaksana yang aman dan efektif dalam pengobatan penyakit retina. Sejumlah obat anti-VEGF baru mulai banyak bermunculan dan pasien mungkin memiliki lebih banyak pilihan pengobatan di beberapa tahun mendatang.

Penyakit Mata Yang Memerlukan Injeksi Anti-VEGF

Dokter mata menggunakan obat anti-VEGF untuk mengobati penyakit mata berikut:

  • Wet AMD
  • Diabetic Retinopathy
  • Retinal Vein Occlusions
  • Macular Edema

Seputar Injeksi Intravitreal

Jadi apa yang perlu Anda ketahui saat dokter mata merekomendasikan Injeksi Intravitreal? Untuk membantu Anda mengurangi kecemasan tentang suntikan pada mata, berikut beberapa hal yang perlu diketahui tentang prosedurnya.

  1. Anestesi atau obat bius akan membuat bola mata kebas dan mati rasa sehingga Anda tidak merasakan sakit. Anestesi dapat diberikan dalam bentuk tetes mata atau gel mata. Terkadang Anda mungkin akan mendapatkan suntikan kecil obat bius.
  2. Antiseptik akan dioleskan pada mata dan kelopak mata untuk membantu mencegah infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri di dekat mata.
  3. Mata Anda perlu tetap terbuka selama penyuntikan untuk membantu mencegah infeksi dari bakteri pada kelopak mata. Dokter mata akan menahan kelopak mata agar tetap terbuka atau dengan menggunakan alat kecil yang disebut spekulum.
  4. Dokter mata akan meminta Anda untuk melihat ke arah tertentu agar mereka dapat menyuntikkan obat di bagian mata tertentu.
  5. Jarum suntiknya sangat kecil sehingga kebanyakan orang hanya merasakan tekanan dan biasanya bukan sensasi tajam. Suntikan dilakukan melalui bagian putih mata Anda. 

Setelah suntikan diberikan, dokter mata akan membersihkan mata Anda untuk menghilangkan antiseptik. Mereka juga akan memeriksa mata untuk memastikan tidak ada masalah atau komplikasi. Proses penyuntikan biasanya memakan waktu sekitar 5 sampai 10 menit dari awal hingga akhir.

Setelah Injeksi Intravitreal

Selama beberapa jam, Anda mungkin mengalami rasa tidak nyaman di mata. Anda juga mungkin mengalami bercak merah di mata (disebut perdarahan subkonjungtiva) di tempat suntikan. Hal ini jarang terjadi dan biasanya hilang dalam satu minggu. Untungnya, komplikasi setelah Injeksi Intravitreal jarang terjadi. Namun, Anda harus menghubungi dokter mata jika Anda mengalami salah satu dari tanda atau gejala berikut:

  • Nyeri atau ketidaknyamanan pada mata.
  • Sulit untuk melihat.
  • Melihat lebih banyak bintik melayang (floaters).
  • Sangat sensitif terhadap cahaya.

 

Next Article: Bukan Sekadar Hiburan: Ancaman Petasan terhadap Penglihatan

The Most Popular

Children’s Eye Health and Safety Month: Jangan Tunggu Anak Mengeluh, Periksakan Matanya Sejak Dini

Banyak orang tua mengira anak yang tidak pernah mengeluh berarti memiliki penglihatan yang baik. Padahal, gangguan penglihatan pada anak sering kali sulit dikenali karena mereka belum menyadari bahwa apa yang dilihat berbeda dari orang lain. Akibatnya, kelainan mata baru diketahui setelah mulai mengganggu proses belajar, bermain, bahkan menurunkan rasa percaya diri anak. Dalam rangka memperingati Children’s Eye Health and Safety Month, mari tingkatkan kepedulian terhadap kesehatan mata anak. Pemeriksaan mata secara rutin merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan hasilnya menjadi lebih optimal.


Central Retinal Artery Occlusion (CRAO): Stroke pada Mata yang Harus Segera Ditangani

Central Retinal Artery Occlusion (CRAO) atau Oklusi Arteri Retina Sentral (OARS) adalah kondisi tersumbatnya arteri retina sentral, yaitu pembuluh darah utama yang membawa oksigen dan nutrisi ke retina. Penyakit ini termasuk kegawatdaruratan mata yang memerlukan penanganan segera dalam hitungan jam. Penglihatan buram atau menghilang secara mendadak seringkali pada satu mata tanpa rasa sakit merupakan ciri khas dari CRAO. 75% pasien datang dengan tajam penglihatan yang tidak baik, biasanya pasien hanya mampu menghitung jari bahkan lebih buruk.


Retinopathy of Prematurity (ROP): Ancaman Penglihatan pada Bayi Prematur

Kelahiran prematur bukan hanya soal berat badan lahir rendah ataupun paru-paru yang belum matang, tetapi mata bayi prematur juga sangat berisiko mengalami gangguan serius. Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah Retinopathy of Prematurity (ROP), yaitu pertumbuhan abnormal pembuluh darah retina yang bisa menyebabkan kebutaan permanen bila tidak dideteksi dan ditangani sejak dini.


Tags
Injeksi intravitreal
Anti vegf
Suntikan mata
Penyakit retina
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

07 Aug 2026

Children’s Eye Health and Safety Month: Jangan Tunggu Anak Mengeluh, Periksakan Matanya Sejak Dini

Detail
BERITA KESEHATAN

23 Jul 2026

Mengenali Masalah Mata pada Bayi Usia 0-12 Bulan

Detail
BERITA KESEHATAN

22 Jul 2026

Central Retinal Artery Occlusion (CRAO): Stroke pada Mata yang Harus Segera Ditangani

Detail
BERITA KESEHATAN

16 Jul 2026

Retinopathy of Prematurity (ROP): Ancaman Penglihatan pada Bayi Prematur

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.