Rumah Sakit Mata SMEC

Rumah Sakit Mata SMEC
  • Kontak Kami
  • ID
    • EN
    • ID
  • Masuk/Daftar
  • HOME
  • LAYANAN
    • Katarak
    • Lasik
    • Retina
    • Glaukoma
    • Lihat Layanan Lainnya
  • TEMUKAN DOKTER
  • RUMAH SAKIT KAMI
    • SMEC TEBET
    • SMEC PATRIA
    • SMEC MEDAN
    • SMEC BALIKPAPAN
    • SMEC RAWAMANGUN
    • Lihat Rumah Sakit Lainnya
  • BUAT JANJI
  • TENTANG KAMI
  • ARTIKEL
  • INFORMASI
    • Hak dan Kewajiban Pasien
    • Promosi
    • Indikator Mutu RS
    • Karir
    • Customer Care
    • Optic
    • Cerita Pasien
    • Event
    • Asuransi
    • Perpustakaan Digital
    • Masuk
  • ID
    • EN
    • ID
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
    • HOME
    • LAYANAN
    • DOKTER KAMI
    • RUMAH SAKIT KAMI
    • BUAT JANJI
    • TENTANG KAMI
    • ARTIKEL
    • INFORMASI
      • Hak dan Kewajiban Pasien
      • Promosi
      • Indikator Mutu RS
      • Karir
      • Customer Care
      • Optic
      • Cerita Pasien
      • Event
      • Asuransi
      • Perpustakaan Digital
    • KONTAK KAMI
Temukan Dokter
Temukan Rumah Sakit
Buat Janji
BERITA KESEHATAN

Presbiopia: Kenapa Mata Tua Sulit Melihat Dekat?

  • 30 Oct 2025
  • Dr. Vivi Rizka Yandri, Sp.M
SHARE :

Pernahkah Anda merasa harus menjauhkan ponsel atau buku agar bisa membaca dengan jelas? Atau merasa huruf terlihat buram saat melihat dari jarak dekat, terutama di usia 40-an ke atas? Jika iya, bisa jadi Anda mengalami presbiopia—kondisi alami akibat proses penuaan yang memengaruhi kemampuan mata untuk melihat dekat. Presbiopia adalah hal yang umum terjadi dan tidak berbahaya, namun tetap perlu ditangani agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Apa Itu Presbiopia?

Presbiopia adalah kondisi ketika mata kehilangan kemampuan untuk fokus pada objek dekat, akibat berkurangnya elastisitas lensa mata seiring bertambahnya usia. Kata presbiopia berasal dari bahasa Yunani, yang berarti "mata tua". Kondisi ini berbeda dengan rabun dekat (hipermetropi) karena presbiopia merupakan perubahan alami terkait usia, bukan kelainan bentuk bola mata.

Siapa yang Rentan Mengalami Presbiopia?

Presbiopia umumnya mulai dirasakan oleh orang berusia 40 tahun ke atas, dan akan terus berkembang secara bertahap seiring bertambahnya usia.

Gejala Presbiopia

Beberapa gejala umum presbiopia yang perlu diwaspadai:

  • Kesulitan membaca tulisan kecil dari dekat
  • Perlu menjauhkan objek untuk melihat lebih jelas
  • Mata cepat lelah saat membaca atau bekerja di depan layar
  • Sakit kepala atau mata terasa tegang setelah aktivitas visual dekat
  • Butuh pencahayaan lebih terang saat membaca

Penyebab Presbiopia

Presbiopia terjadi karena:

  • Penurunan elastisitas lensa: Kemampuan lensa untuk memfokuskan penglihatan jarak dekat menjadi berkurang
  • Melemahnya otot siliaris: Otot yang membantu lensa untuk memfokuskan penglihatan jarak dekat juga mengalami penuaan.

Tidak ada cara untuk mencegah presbiopia karena ini adalah bagian alami dari proses penuaan.

Bagaimana Mengatasinya?

Meskipun tidak bisa disembuhkan, presbiopia dapat ditangani dengan berbagai metode:

  1. Kacamata baca
    Solusi paling umum dan mudah. Digunakan hanya saat membaca atau melihat dekat. Untuk penderita presbiopia yang juga memiliki gangguan penglihatan lain seperti rabun jauh dapat menggunakan kacamata dengan lensa progresif atau bifokal.
  2. Prosedur koreksi bedah
    Seperti LASIK presbiopia, implan lensa, atau monovision LASIK—namun belum semua rumah sakit menyediakan pilihan ini.

Layanan Penanganan Presbiopia di RS Mata SMEC

Di RS Mata SMEC, Anda dapat menjalani pemeriksaan mata menyeluruh untuk memastikan penyebab gangguan penglihatan dekat.

Kami menyediakan:

  • Pemeriksaan refraksi dan lensa kacamata baca
  • Pilihan lensa kacamata progresif atau bifokal sesuai kebutuhan
  • Edukasi penggunaan lensa implan multifokal
  • Rekomendasi terbaik dari dokter spesialis mata berpengalaman

Next Article: Strabismus: Mengenal Mata Juling dan Pentingnya Penanganan Dini

The Most Popular

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Olahraga memang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi bukan berarti bebas dari risiko cedera. Saat berolahraga, mata juga dapat berisiko terkena benturan dari bola, raket, atau bahkan mengalami cedera akibat kontak dengan pemain lain. Cedera yang terlihat dari luar mungkin terlihat ringan, tetapi dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada bagian dalam bola mata yang dapat mengganggu penglihatan. Melalui Sports Eye Safety Month, penting bagi kita untuk lebih sadar bahwa menjaga kesehatan mata juga merupakan bagian dari keselamatan saat berolahraga. Dengan perlindungan yang tepat dan mengetahui tanda-tanda cedera mata, risiko gangguan penglihatan akibat olahraga dapat diminimalkan.


Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Penglihatan yang mulai berkabut, semakin lama semakin buram, atau sulit melihat pada malam hari dapat menjadi tanda katarak. Ketika katarak mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, operasi katarak dapat menjadi pilihan. Salah satu teknik yang umum digunakan adalah fakoemulsifikasi, yaitu prosedur untuk mengeluarkan lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa tanam buatan atau lensa intraokular (IOL).  Teknik ini telah menjadi bagian penting dari operasi katarak modern.


Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

Persiapan anak sebelum memasuki sekolah tidak hanya seragam baru ataupun tas baru, skrining mata pada anak sebelum memasuki masa sekolah juga sangatlah penting, terutama jika salah satu atau kedua orang tua menggunakan kacamata minus atau memiliki gangguan refraksi (rabun jauh, atau astigmatisme/silindris). Tujuan skrining mata anak antara lain untuk mengidentifikasi apakah anak mengalami ambliopia (mata malas), strabismus (ketidaksejajaran posisi mata atau mata juling), kelainan refraksi signifikan (yang memerlukan kacamata), atau kelainan mata lainnya.


Tags
Presbiopia
Gangguan penglihatan dekat
Kacamata baca
Edukasi kesehatan mata
Rs mata smec

MORE NEWS

BERITA KESEHATAN

09 Sep 2026

Cedera Mata Saat Olahraga: Risiko yang Sering Diabaikan

Detail
BERITA KESEHATAN

02 Sep 2026

Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Fakoemulsifikasi 

Detail
BERITA KESEHATAN

27 Aug 2026

Persiapan Sebelum Anak Sekolah : Skrining Mata Anak

Detail
BERITA KESEHATAN

20 Aug 2026

Kapan Anak Perlu Pemeriksaan Mata?

Detail
Cari di sini untuk informasi

SMEC CUSTOMER CARE

0804 1 227788

Layangkan pertanyaan dan keluhan Anda melalui nomor telepon SMEC Customer Care kami di :
0804 1 227788 (Telepon)
0811 901 1234 (WhatsApp)
0811 901 1234 (SMS)

Atau hubungi kami melalui email di info@rsmatasmec.com

KABAR TERKINI

Dapatkan kabar terkini dari kami dengan mencantumkan email Anda.

Head Office

  • PT SUMATERA CAHAYA MANDIRI
  • RS MATA SMEC
    Jl. Prof. DR. Soepomo No.70-B, Menteng Dalam
    Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

  • Telepon: 0804 1 227788
  • WhatsApp: 0811 901 1234
  • SMS: 0811 901 1234
  • E-mail : info@rsmatasmec.com
Our Location
  • SMEC TEBET
  • SMEC PATRIA
  • SMEC MEDAN
  • SMEC BALIKPAPAN
  • SMEC RAWAMANGUN
  • More Hospital List
Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Informasi
  • Karir
Hubungi Kami
  • Online/Offline
  • Customer Care
Layanan
  • Buat Janji
  • Optic
  • FAQ
  • SYARAT DAN KETENTUAN
  • KEBIJAKAN PRIVASI
© 2020 RS Mata SMEC. All Right Reserved.